kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba naik, tapi dividen bakal turun 5%-10%


Kamis, 31 Maret 2011 / 15:11 WIB
Laba naik, tapi dividen bakal turun 5%-10%
ILUSTRASI. Ilustrasi investasi reksadana. KONTAN/Muradi/2020/03/10


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Tahun 2010 kemarin, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memang berhasil mendongkrak pencapaian laba hingga Rp 11,47 triliun, tumbuh 56,97% dari tahun 2009. Namun, dividen yang bakal diterima pemegang saham diperkirakan bakal menyusut. Paling tidak, dividen bakal berkurang sekitar 5%-10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Asal tahu saja, peningkatan laba itu karena BRI berhasil memperbesar penyaluran kredit hingga 20%. Selain itu, pendapatan selain bunga atawa fee based income mencapai Rp 5,5 triliun, naik 66,66%. Adapun pendapatan bunga bersih atau net interest income naik 42,07% menjadi Rp 32,52 triliun.

Sebenarnya, pencapaian laba di dobel digit itu adalah untuk pertama kali. Namun, bukan berarti BRI akan jor-joran memberikan keuntungan bagi pemegang saham. "Dividen akan dikurangi sekitar 5%-10% untuk efisiensi," kata Direktur Utama BRI Sofyan Basir, Kamis (31/3).

Sayangnya, Sofyan enggan menjelaskan lebih terperinci. Menurutnya, itu baru akan dipaparkan pasca-Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang bakal berlangsung dalam waktu dekat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×