kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.677   -143,50   -2,47%
  • KOMPAS100 734   -18,59   -2,47%
  • LQ45 559   -13,57   -2,37%
  • ISSI 197   -4,29   -2,13%
  • IDX30 318   -7,20   -2,21%
  • IDXHIDIV20 392   -8,70   -2,17%
  • IDX80 83   -2,07   -2,42%
  • IDXV30 107   -1,64   -1,51%
  • IDXQ30 102   -2,42   -2,30%

BRI juga tak tahu tentang rencana konsolidasi bank


Jumat, 25 April 2014 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Begini cara ganti kartu ATM BCA di mesin CS Digital, di cabang BCA


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kabar konsolidasi Bank BUMN tampaknya masih sebatas Bank Mandiri dan BTN. Soalnya, selain Bank BNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga mengaku tak mengentahui kajian rencana konsolidasi perbankan pelat merah.

Namun BRI mengaku, siap mengikuti apapun yang menjadi kehendak pemerintah Republik Indonesia selaku pemegang saham.

Menurut Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI, apapun kebijakan yang diambil Kementerian BUMN pastilah sudah melalui kajian yang matang. Termasuk mengenai konsolidasi BUMN Keuangan non-bank ke dalam satu bank BUMN yang fokus kepada pembiayaan mikro (microfinance). "Kami ikuti aja kemauan pemerintah selaku pemegang saham," kata Budi dalam wawancara khusus dengan KONTAN di Jakarta, belum lama ini.

Budi membantah jika ini pertanda pemerintah akan menghilangkan eksistensi BRI melalui merger. Kalaupun kelak dimerger menjadi 1 bank BUMN saja agar bisa bersaing di perbankan ASEAN, BRI akan mengikuti apa yang menjadi kehendak pemegang saham. "Tapi setahu saya belum ada pemberitahuan langsung dari Kementerian BUMN kepada manajemen BRI soal rencana itu. Mungkin karena baru sebatas kajian," pungkas Budi.

Sebagaimana diketahui, Kementerian BUMN telah menyiapkan kajian berjudul Usulan Restrukturisasi Perbankan, Konsolidasi Demi Negeri. Dokumen tersebut telah ditanda tangani oleh Gatot Triharjo, Deputi Bidang Usaha dan Jasa Kementerian BUMN. Kelak seluruh Bank BUMN akan dikonsolidasikan sehingga menjadi 1 bank super BUMN yang mampu bersaing di ASEAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×