kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BRI target KPR bertambah Rp 7,5 triliun lagi


Sabtu, 18 Mei 2013 / 11:15 WIB
ILUSTRASI. Sorotan tata lampu berwarna terlihat saat perayaan ibadah misa malam Natal. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kredit properti dianggap masih menarik untuk disasar oleh perbankan. Misalnya saja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang berharap bisa mencatat pertambahan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) sejumlah Rp 7,5 triliun. "Tahun ini target kami bertambahnya seperti itu," ucap Direktur Konsumer BRI Tony Soetirto, Jumat, (17/5).

Ia menyebut, BRI bisa menyalurkan KPR sekitar Rp 500 miliar per bulannya. Porsi pembiayaan pun diakui Tony bahwa 80% diberikan untuk segmentasi kelas atas, yaitu rumah seharga Rp 500 juta sampai dengan Rp 5 miliar.

Melihat kondisi properti saat ini yang tumbuh tinggi, Bank Indonesia (BI) berencana memperketat penyaluran KPR. Tony mengaku pihaknya tak khawatir bila hal tersebut terjadi. Ia menilai, harga properti masih terbilang bagus. Sehingga ini pun akan membuat bisnisnya tetap tumbuh baik sejajar dengan industri.

Hingga akhir tahun 2013, Tony menargetkan outstanding KPR BRI mampu mencapai Rp 19-20 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×