kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

KPR BNI Syariah hanya tumbuh 12%


Kamis, 16 Mei 2013 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Kurs Jual Beli Dolar AS Di BRI. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Kredit perumahan merupakan salah satu pasar yang mendukung pembiayaan perbankan. Hanya saja, Kredit Perumahan Rakyat (KPR) PT BNI Syariah tak tumbuh terlalu besar pada kuartal pertama 2013 ini.

"Di akhir Maret naik 12%," ucap Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Saptono, kepada KONTAN.

Rinciannya, pada kuartal pertama 2012, KPR BNI Syariah berada di Rp 3,3 triliun. Lalu di periode yang sama tahun ini menjadi Rp 3,7 triliun.

Imam mengklaim bahwa rasio kredit bermasalah atau Non Performing Finance (NPF) tetap terkendali di posisi 1,2%.

Hingga akhir tahun, BNI menargetkan KPR dapat tumbuh 40%. Bila melihat kenaikan kuartal pertama ini, Imam menyebut bahwa ini masih berpotensi untuk mencapai target kenaikan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×