kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BRIsyariah membuka empat kantor cabang pembantu di Aceh


Selasa, 12 November 2019 / 21:20 WIB
BRIsyariah membuka empat kantor cabang pembantu di Aceh
ILUSTRASI. Bersinergi dengan Bank BRI, BRIsyariah membuka empat Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru di Provinsi Aceh.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BANDA ACEH. Bersinergi dengan Bank BRI, BRIsyariah membuka empat Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru di Provinsi Aceh untuk melayani nasabah di wilayah tersebut. KCP BRIsyariah yang baru dibuka beroperasi secara sharing office dengan BRI.

Artinya dalam satu lokasi ada dua bank, yakni BRI dan BRIsyariah. Sharing office ini merupakan wujud komitmen BRI dan BRIsyariah mendukung Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Genjot penyaluran pembiayaan, BRIsyariah jalin kerjasama dengan koperasi dan UMKM

Keempat KCP baru tersebut adalah KCP Simpang Surabaya, KCP Peunayong, KCP Lampriet dan KCP Lambaro. Dengan pembukaan empat KCP ini maka saat ini ada tujuh unit kerja BRIsyariah di Aceh yang siap melayani transaksi syariah.

Jumlah ini akan terus bertambah, karena sesuai dengan Qanun Lembaga Keuangan Syariah No. 11 Tahun 2018, lembaga keuangan yang beroperasi di Provinsi Aceh wajib berlandaskan prinsip syariah paling lambat 3 (tiga) tahun sejak  Qanun ini diundangkan.

Sedangkan jaringan BRI di Aceh hingga saat ini tersebar di lima Kota dan 14 Kabupaten di seluruh Provinsi Aceh. Terdiri dari 11 kantor cabang, 15 KCP, 141 kantor unit, 35 Teras BRI dan puluhan ribu agen Brilink. Dengan jumlah tersebut, menjadikan BRI sebagai bank dengan jaringan terluas di Provinsi Aceh.

"Melalui Qanun LKS BRI dan BRIsyariah optimistis mampu mendorong perekonomian wilayah setempat,” ujar Pimpinan Wilayah BRI Aceh Handaru Sakti dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Setelah pembukaan empat KCP, BRIsyariah akan terus membuka outlet baru untuk mengimplementasikan Qanun LKS. BRI merupakan bank dengan jumlah nasabah terbesar di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Pembiayaan ritel konsumer topang pertumbuhan BRIsyariah di kuartal III-2019

Hingga tahun ini tercatat jumlah nasabah BRI di Aceh mencapai lebih dari 3,2 juta. "Otomatis kami harus memperluas jaringan agar mudah dijangkau oleh nasabah BRI dan masyarakat Aceh pada umumnya. Untuk memberikan layanan maksimal, kami berencana membuka outlet baru, baik level kantor cabang maupun KCP," ujar Corporate Secretary BRIsyariah Mulyatno Rachmanto.

Dalam rangka implementasi qanun LKS ini BRI dan BRIsyariah bersinergi untuk memberikan layanan terbaik pada nasabah, termasuk kemudahan dalam mengkonversi tabungan maupun pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×