kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

BSI dan Garuda Indonesia Jalin Kerja Sama Optimalkan Konektivitas Haji Indonesia


Jumat, 28 Agustus 2026 / 23:26 WIB
BSI dan Garuda Indonesia Jalin Kerja Sama Optimalkan Konektivitas Haji Indonesia
ILUSTRASI. BSI dan Garuda Indonesia Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Optimalkan Konektivitas Haji Indonesia (Dok/PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI))


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperkuat kerja sama strategis untuk mengoptimalkan konektivitas penerbangan haji sekaligus mendorong pariwisata Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BSI dan Garuda Indonesia dalam gelaran Garuda Umrah Travel Fair (GUTF) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dalam kerja sama tersebut, BSI juga resmi menjadi Official Banking Partner Garuda Umrah Travel Fair yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026.

Penandatanganan dilakukan Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dan Plt. Direktur Niaga Garuda Indonesia Mukhtaris.

Kemas mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan konektivitas penerbangan haji pada 2027, khususnya melalui pemanfaatan empty leg atau ketersediaan kursi pesawat pada penerbangan balik dari Arab Saudi menuju Indonesia.

"Kolaborasi ini memperkuat konektivitas kedua negara, sekaligus menciptakan efisiensi dalam struktur biaya operasional penyelenggaraan Haji 2027," ujar Kemas dalam siaran pers, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Tabungan Haji dan Umrah BSI Tembus Rp 16,7 Triliun pada Semester I-2026

Melalui pemanfaatan empty leg, penerbangan balik yang sebelumnya berpotensi memiliki kapasitas kursi yang belum optimal dapat dimanfaatkan untuk membawa wisatawan dari Arab Saudi ke Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi halal tourism Indonesia ke pasar global.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi syariah nasional. Dalam implementasinya, BSI dan Garuda Indonesia akan menggandeng sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pariwisata, Kementerian Haji dan Umrah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

BSI melihat, optimalisasi ekosistem haji tidak hanya berdampak terhadap sektor penerbangan dan perjalanan ibadah. Potensi tersebut juga dapat memberikan efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi.

Kemas mengatakan, ekosistem haji berpotensi mendorong aktivitas pariwisata, biro perjalanan, perhotelan, transportasi, perdagangan, industri halal hingga layanan keuangan syariah.

Baca Juga: BSI Gandeng Ratusan PIHK, Perkuat Ekosistem Layanan Haji

"Kami melihat Haji bukan hanya sebagai perjalanan ibadah, tetapi juga sebuah ekosistem besar yang memiliki multiplier effect terhadap berbagai sektor ekonomi. Karena itu, BSI ingin tumbuh bersama seluruh pelaku ekosistem dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tambah Kemas.

Di sisi lain, dalam gelaran GUTF 2026, BSI turut menyiapkan sejumlah promo pembiayaan dan transaksi bagi masyarakat.

Promo tersebut mencakup diskon hingga Rp3 juta dan cicilan 0% hingga 24 kali menggunakan BSI Hasanah Card untuk perjalanan umrah dan haji khusus.

BSI juga menawarkan free annual fee hingga lima tahun bagi nasabah baru selama periode pameran, serta diskon hingga Rp5 juta untuk pembiayaan Mitraguna berbasis payroll untuk pembelian paket umrah dan haji khusus.

Melalui kolaborasi dengan Garuda Indonesia, BSI berharap ekosistem perjalanan haji dan umrah dapat semakin terintegrasi sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi pariwisata dan ekonomi syariah Indonesia.

Baca Juga: BSI Perluas Sayap ke Tanah Suci, Bidik Penguatan Ekosistem Syariah Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×