Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pergadaian swasta PT Budi Gadai Indonesia yang berbasis di Sumatra Utara berencana menambah sekitar 40 tenaga penaksir secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Penambahan ini terdiri atas 20 penaksir elektronik, kendaraan bermotor, dan barang gudang lainnya (EKL), serta 20 penaksir emas.
Direktur PT Budi Gadai Indonesia, Budiarto, mengatakan rencana tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga penaksir di industri pergadaian swasta.
Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Targetkan Pertumbuhan Bisnis 20% pada 2026
Hal ini dipicu oleh pertumbuhan jumlah perusahaan gadai serta ekspansi jaringan yang cukup agresif dalam beberapa tahun terakhir.
“Seiring bertambahnya jumlah perusahaan gadai swasta dan ekspansi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan terhadap tenaga penaksir memang meningkat,” ujar Budiarto kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Budiarto menegaskan bahwa saat ini jumlah tenaga penaksir yang dimiliki perusahaan masih mencukupi untuk mendukung kegiatan operasional.
Hingga kini, Budi Gadai Indonesia telah mengoperasikan 34 cabang yang didukung sekitar 60 tenaga penaksir di seluruh jaringan tersebut.
Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Catat Penyaluran Pinjaman Rp 199 Miliar per September 2025
Adapun rencana penambahan tenaga penaksir akan dilakukan secara bertahap melalui pengembangan sumber daya manusia internal.
Perusahaan akan mempersiapkan karyawan operasional untuk mengikuti pelatihan penaksiran sesuai dengan kebutuhan dan bidang yang dibutuhkan.
Selanjutnya: Menkeu Purbaya Murka: Perusahaan Sawit-Baja Tak Bisa Main-main Lagi
Menarik Dibaca: Promo Berhadiah Indomaret Periode 8-21 Januari 2026, Derma Angel Beli 1 Gratis 1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













