kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Bukopin jaga rasio kredit bermasalah di bawah 3%


Kamis, 20 Maret 2014 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Pamor non fungible token (NFT) kian memudar terimbas fenomena crypto winter. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/rwa.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Bukopin menyiapkan strategi untuk menekan level kredit macet alias non performing loan (NPL). Salah satunya adalah dengan melakukan write off (hapus buku).

Tri Joko Prihatno, Direktur Keuangan Bukopin, mengaku tindakan write off selalu ada untuk jaga kredit yang punya jaminan siap dijual. "Ini memang bagian strategi mengelola NPL. Tahun lalu kami write off tidak lebih dari Rp 50 miliar," terang Tri, belum lama ini.

Tri juga mengatakan, NPL absolut Bukopin di tahun lalu turun hingga Rp 120 miliar. Untuk tahun ini, Tri hanya mengatakan, Bukopin menjaga NPL bisa tetap berada di bawah level 3%.

Tahun lalu, kualitas aset Bukopin tercermin dari rasio NPL gross di 2013 yang menjadi 2,26% dari 2,66%. Secara net, NPL Bukopin juga turun dari 1,56% jadi 1,51%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×