kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

BUMN Asuransi masih lemah di segmen ritel


Selasa, 16 Februari 2016 / 16:23 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Holding asuransi umum BUMN diharapkan dapat memperbesar pasar ritel. Kekuatan pasar ritel dari asuransi umum BUMN selama ini dianggap belum maksimal.

Gatot Trihargo, Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN mengatakan, selama ini asuransi umum BUMN masih kalah bersaing dengan asuransi swasta dalam mengarap segmen pasar ritel. Padahal potensi nilai yang dapat digarap segmen retail terbilang besar.

Sebaliknya, pada sisi segmen pasar corporate, Gatot menyebut asuransi BUMN saat ini terbilang kuat. Nah, untuk merajai pasar ritel pembentukan holding asuransi umum mutlak dilakukan. Oleh karena itu, sistem IT serta jaringan harus kuat dalam bersaing dengan asuransi swasta.

Gatot mencontohkan, Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sejak dua tahun lalu memiliki direktur khusus ritel dan fokus mengarap segmen ini bisnisnya mulai terangkat. Ke depan, dibentuknya holding asuransi umum BUMN ini diharapkan bisa bersinergi dengan bank untuk mengarap segmen ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×