kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bunga Kredit Usaha Rakyat turun


Rabu, 02 Januari 2013 / 16:28 WIB
ILUSTRASI. Update PUBG Mobile 1.6 rilis hari ini! Berikut ukuran file yang harus didownload


Reporter: Mona Tobing |

JAKARTA. Tahun ini, pemerintah menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 37 triliun atau tumbuh 15% dari pencapaian tahun 2012 yang sebesar Rp 32 triliun. Agar target penyerapan KUR tercapai, pemerintah berencana menurunkan suku bunga serta memperpendek tenor pinjaman penyaluran KUR. 

M. Syarief Hasan, Mentri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjelaskan, instansinya telah melakukan rapat dengan perbankan yang menjadi agen penyalur KUR.

"Saat ini tinggal dibahas dalam Rapat Komite Kebijakan KUR," terang Syarief dalam jumpa pers akhir tahun Kinerja Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). 

Agar penyaluran KUR tepat target, Kemenkop UKM menyiapkan tiga amunisi. Pertama, Kemenkop UKM akan menurunkan suku bunga KUR menjadi 0,09% flat yang dihitung secara bulan. Padahal saat ini bunga KUR mencapai 22% flat setahun. Kedua, Kemenkop UKM mengubah tenor bunga pinjaman secara bulanan dan bukan per tahun. 

Alasannya, tidak semua debitur perlu tenor panjang untuk pinjaman KUR. "Karena itu kami buat bunga yang dibayar dengan hitungan bulan," terang Syarief.

Terakhir, Kemenkop UKM juga akan melakukan diversifikasi produk KUR yakni memberikan modal kepada para pengusaha pemula yang disebut kredit entrepreneur pemula. Kemenkop menargetkan ada sekitar 27 ribu debitur dari kredit entrepreneur pemula ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×