kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Capai target, literasi keuangan di Indonesia capai 76,19%


Senin, 18 November 2019 / 16:50 WIB
Capai target, literasi keuangan di Indonesia capai 76,19%
ILUSTRASI. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Wimboh Santoso (kiri) meninjau pameran Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (23/9/2019). Konferensi dan Pameran bertema Inovasi untuk Inklusi tersebut

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhirnya tingkat inklusi keuangan di Indonesia mencapai 76,19% dan literasi keuangan 38,03% sampai 2019. Jumlah tersebut melampaui target 75% yang ditetapkan pada Perpres Nomor 82 Tentang Strategi Keuangan Inklusif.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut, literasi keuangan itu juga meningkat dari 2016 yaitu 67,8%, sementara indeks literasi masyarakat baru sebesar 29,6%. Ini merupakan survei nasional literasi keuangan Indonesia.

Baca Juga: Dibanding Jiwasraya, OJK terima lebih banyak pengaduan soal klaim AJB Bumiputra

“Untuk meningkatkan literasi keuangan, OJK telah melaksanakan program-program di bidang edukasi dan perlindungan konsumen, hubungan masyarakat, dengan berbagai kegiatan edukasi lain,” kata Wimboh di Jakarta, Senin (18/11).

Berbagai usaha telah dilakukan regulator mulai dari OJK Goes to Campus, Financial Expo, Edukasi Keuangan Komunitas, sosialisasi, penyuluhan jasa keuangan dan lain-lain.

Baca Juga: OJK ajukan anggaran Rp 6,06 triliun pada tahun depan, untuk apa saja?

Adapun capaian program edukasi dan literasi mencapai 100.000 orang. Untuk meningkatkan edukasi, regulator juga mengadakan 400 kegiatan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait keuangan. 




TERBARU

Close [X]
×