Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan kredit perbankan tercatat melamban pada Februari 2026. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) juga mengakui pertumbuhan penyaluran kredit di awal tahun ini terasa lesu.
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan mengungkapkan pertumbuhan kredit banknya di awal tahun ini masih belum melonjak. Perlambatan ini, kata Lani, terjadi terutama dalam kredit segmen non-retail.
"Pertumbuhan kredit secara tahunan di Februari cenderung flat. Terlihat lesunya permintaan," kata Lani saat dihubungi, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: CIMB Niaga Mencatat Permintaan Kredit Korporasi Saat Ini Masih Rendah
Lani menyebut salah satu sektor kredit CIMB Niaga yang masih mengalami pertumbuhan di Februari 2026 adalah kredit kendaraan bermotor. Sektor kredit tersebut mengalami pertumbuhan 6% secara tahunan (yoy).
Adapun untuk sektor kredit lainnya, Lani menilai masih belum bertumbuh signifikan. "Sisanya masih relatif flat," ujarnya.
Sampai saat ini CIMB Niaga belum mempublikasi laporan keuangan Februari 2026. Sedangkan, dalam laporan keuangan sebelumnya, CIMB Niaga mencetak penyaluran kredit sampai Rp 217,79 triliun atau tumbuh tipis 1,44% (yoy).
Baca Juga: Bank CIMB Niaga Optimistis Kredit UMKM Tumbuh Kencang pada 2026
Lani memperkirakan penyaluran kredit CIMB Niaga belum akan meroket pada fase awal tahun ini.
"Saya lihat kuartal-1 ini akan sangat terbatas untuk pertumbuhan kredit," kata Lani.
Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan secara nasional juga mengalami perlambatan di Februari 2026. Dari data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit bank di Februari 2026 tercatat sebesar 9,37%, turun dari pertumbuhan pada Januari 2026 yang sebesar 9,96%. Adapun perlambatan terjadi di seluruh segmen kredit.
Baca Juga: Bank CIMB Niaga Proyeksi Kredit Kuartal I 2026 di Bawah 5%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













