kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) catatkan pertumbuhan pembiayaan 70% di semester I-2019


Selasa, 16 Juli 2019 / 19:06 WIB
CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) catatkan pertumbuhan pembiayaan 70% di semester I-2019

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis  PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menderu kencang di paruh pertama 2019. Bahkan pembiayaan dari  anak perusahaan dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) tumbuh dobel digit.

"Realisasi penyaluran pembiayaan sampai dengan bulan Juni 2019 naik 70% dibandingkan tahun 2018 dari Rp 840 Miliar di tahun 2018 menjadi Rp 1,431 triliun di Juni 2019," ujar Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman kepada Kontan.co.id, Selasa (16/7).


Ristiawan bilang walaupun penjualan kendaraan bermotor roda empat tengah mengalami penurunan, Ia optimis dapat mengejar pembiayaan tahun ini. Lantaran pihaknya akan memperluas kerja sama penjualan produk atau channeling  dengan Bank CIMB Niaga. Selain itu, CNAF juga meningkatkan digitalisasi dalam pelayanan.

"Proses cepat 1 jam kepastian yang kita luncurkan dan beberapa program yang kita lakukan dari mulai bulan Januari 2019 memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan pembiayaan di tahun 2019," jelas Ristiawan.

CNAF membidik pembiayaan hingga Rp 4 triliun sepanjang 2019. Nilai ini tumbuh sekitar 81,82% secara tahunan atau year on year (yoy). Tahun lalu, CNAF   ini mencatat realisasi pembiayaan sebesar Rp 2,2 triliun.

Ia menyebut lewat digitalisasi pembiayaan bisa tumbuh lebih cepat. Selain itu, juga membidik pembiayaan kendaraan roda empat kepada kaum milenial. Lantaran bila mampu menggarap segmen milenial maka ada kemungkinan akan ada pengulangan pinjaman.

"CIMB Niaga sebagai induk perusahaan memiliki 8 juta nasabah, dengan sinergi ini kita lihat banyak kesempatan CNAF di kemudian hari. Strategi yang berbeda adalah sinergi dengan induk perusahaan dan hal ini belum pernah kita lakukan selama 37 tahun. Saat ini total nasabah dari Bank CIMB Niaga hanya 20%," jelas Ristiawan.

Ia melanjutkan selain membidik nasabah Bank CIMB Niaga, CNAF masih akan fokus pada pembiayaan penumpang atau  passanger. Kendati demikian, CNAF akan menjaga komposisi pembiayaan ke kendaraan bermotor komersil sebesar 20%. Hal ini sesuai dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan yang mengharuskan pembiayaan ke sektor produktif.

Ristiawan mengaku pasar kendaraan penumpang saat ini tengah bagus. Namun CNAF tidak fokus pada segmen ini karena belum memiliki infrastruktur yang memadai untuk menggarap segmen ini. Namun Ia menekankan tidak menutup kemungkinan ke depannya, perusahaan akan menggarap segmen ini lebih serius.

Ristiawan menyebut sepanjang 2019 ini total kebutuhan dana sebesar Rp 3,5 triliun. Guna memenuhi pendanaan ini, CNAF menyasar dana dari kredit perbankan dan pembiayaan patungan. Namun porsi pendaan paling besar masih dari induk perusahaan.




TERBARU

Close [X]
×