kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Jelang Libur Lebaran Saham Big Banks Kompak Melemah, Hanya BBNI Ditutup Menguat


Senin, 16 Maret 2026 / 18:37 WIB
Jelang Libur Lebaran Saham Big Banks Kompak Melemah, Hanya BBNI Ditutup Menguat
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perbankan jumbo alias big banks masih cenderung melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Dari keempat saham big banks, hanya saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang berhasil ditutup menguat.

Pada perdagangan hari ini, BBNI ditutup pada level harga Rp 4.320 per saham atau naik 1,89% dibandingkan penutupan pada akhir pekan lalu. Alhasil, BBNI jadi satu-satunya big banks yang menguat hari ini.

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami penurunan paling dalam, dilanjut oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan tertipis PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Baca Juga: BNI Siapkan US$ 500 Juta Lunasi Obligasi Subordinasi Tier 2 Jatuh Tempo Maret 2026

Hingga akhir perdagangan hari ini, saham BBCA turun 1,82% dan berada di level Rp 6.750 per saham. Sedangkan, BMRI berada pada level Rp 4.700 per saham atau turun 1,05%, BMRI sempat turun hingga Rp 4.650.

Adapun saham BBRI turun 0,85% sampai berada pada level Rp 3.480 per saham. BBRI sempat turun hingga Rp 3.430 di awal perdagangan sebelum berhasil bangkit lagi mendekati harga netral.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menilai saham perbankan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda positif untuk rebound. Adapun ini terbantu oleh katalis momen lebaran di mana tingkat konsumsi masyarakat meningkat.

"Kenaikan volume transaksi digital akibat tingginya konsumsi masyarakat dan perputaran uang THR menjadi katalis selama libur lebaran," kata Wafi kepada Kontan, Senin (16/3/2026).

Wafi kemudian memberikan kisaran target harga untuk rekomendasi investor yang ingin menahan kepemilikan saham. Ia menyarankan BBCA di Rp 10.200, BMRI di Rp 7.200, BBNI di Rp 5.800, dan BBRI di Rp 6.000.

Wafi juga menilai tindakan buyback yang direncanakan oleh BBCA dan BBNI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pekan lalu juga otomatis akan mendongkrak harga BBCA dan BBNI ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×