Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prismalink Internasional (Plink), CIMB Niaga Syariah, dan iBantu.co resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat ekosistem zakat digital di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, ketiga pihak berkomitmen memperkuat infrastruktur digital dan sistem pembayaran zakat nasional guna mempermudah masyarakat dalam berzakat sekaligus mendorong inklusi keuangan.
Kolaborasi ini diumumkan dalam acara LAZ Gathering & Award 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarlembaga, memberikan apresiasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta menegaskan komitmen bersama dalam pengembangan ekosistem zakat digital.
Dalam kemitraan tersebut, Plink berperan sebagai penyedia payment gateway dan infrastruktur transaksi yang mendukung seluruh proses pembayaran pada platform iBantu.
Baca Juga: CIMB Niaga dan 16 Bank Kucurkan Pinjaman Hijau US$ 750 Juta untuk Vale Indonesia
Head of Sales and Marketing Plink, Stefanus Kurnia Suryaputra, mengatakan bahwa kolaborasi ini akan menyederhanakan proses zakat digital di iBantu, mulai dari penerimaan dana melalui berbagai kanal pembayaran, notifikasi transaksi secara real-time, hingga proses settlement, pelaporan, dan rekonsiliasi.
“Plink menjadi mitra infrastruktur pembayaran yang memastikan seluruh proses berjalan aman, efisien, dan terstandarisasi. Dengan demikian, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat lebih fokus menjalankan misi sosialnya,” ujar Stefanus dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).
Stefanus menyebut potensi pertumbuhan zakat digital dan keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar. Untuk itu, ia memastikan Plink akan mendorong pertumbuhan industri.
Sementara itu, Syariah Banking Director CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, menilai sinergi antarinstitusi menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi ekosistem zakat saat ini.
Baca Juga: CIMB Niaga Akui Bisnis Trade Finance Terdampak Pelemahan Rupiah
Menurutnya, iBantu menghadirkan platform pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis blockchain yang menjamin transparansi serta keterlacakan dana.
Di sisi lain, Plink berperan memastikan seluruh transaksi berjalan aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kombinasi kedua layanan tersebut dinilai mampu membentuk ekosistem zakat digital yang komprehensif, teregulasi, dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara lebih luas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













