kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.919   49,00   0,27%
  • IDX 5.676   -144,30   -2,48%
  • KOMPAS100 733   -18,90   -2,51%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,31   -2,14%
  • IDX30 318   -7,50   -2,31%
  • IDXHIDIV20 392   -8,80   -2,19%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,75%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

CKPN meningkat, laba Bank Jatim turun 3,49%


Rabu, 29 Juli 2015 / 16:04 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Peningkatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) membuat laba Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) sedikit tergerus di semester 1 tahun ini. Di periode ini, laba bank dengan sandi saham BJTM turun 3,49% dari Rp 543,28 miliar menjadi Rp 524,32 miliar.

R Soeroso, Direktur Utama Bank Jatim menyadari, posisi keuangan yang tidak terlalu baik itu akibat kondisi makro yang juga kurang baik. "Sehingga CPKN kami meningkat dan menggerus laba," terang Soeroso, Rabu (29/7).

Dalam enam bulan, Bank Jatim membukukan pendapatan bunga Rp 2,22 triliun atau naik 17,25% dari Rp 1,89 trililiun. Sayangnya, pertumbuhan pendapatan bunga itu tak bisa mengimbangi kenaikan beban bunga yang tumbuh 36,22% menjadi Rp 685,6 miliar dari periode sama tahun lalu Rp 503,3 miliar. Itu membuat pendapatan bunga bersih Bank Jatim hanya naik 10,37% dari Rp 1,39 triliun menjadi Rp 1,53 triliun.

Biaya dana Bank Jatim pun mengalami kenaikan. "Biaya dana kami naik dari 3,81% menjadi 3,95% yang diakibatkan tumbuhnya simpanan deposito," imbuh Soeroso.

Di sisi lain, marjin bunga bersih alias net interest margin (NIM) Bank Jatim mengalami penurunan menjadi 6,52% dari 6,9% di akhir 2014. Meski begitu, Soeroso menilai, level NIM tersebut masih cukup pas bagi kelangsungan bisnis Bank Jatim. Hingga akhir tahun ini, Bank Jatim mematok kredit naik 17%-20%, dana 15%-17%, dan pencapaian net profit 15%-18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×