kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Clipan Finance Catatkan Laba Bersih Tumbuh 69,32% per Maret 2026, Ini Pendorongnya


Senin, 04 Mei 2026 / 19:46 WIB
Clipan Finance Catatkan Laba Bersih Tumbuh 69,32% per Maret 2026, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Clipan Finance bukukan laba Rp 59,33 miliar, naik 69,32% YoY (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencatatkan kinerja positif terkait perolehan laba pada awal tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Clipan Finance mencatatkan laba bersih sebesar 59,33 miliar per Maret 2026, atau tumbuh 69,32% secara Year on Year (YoY).

Mengenai hal itu, Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan pertumbuhan laba per Maret 2026 tak terlepas dari sejumlah faktor. Dia menyebut didorong oleh kombinasi pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas, pengelolaan aset yang prudent, serta efisiensi operasional yang berkelanjutan.

"Dengan demikian, kinerja perusahaan tetap solid dan profitabilitas dapat terus ditingkatkan," ungkapnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Clipan Finance Nilai Pembiayaan Multiguna Masih Memiliki Prospek Positif Tahun Ini

Lebih lanjut, Harjanto menerangkan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan laba hingga akhir tahun ini. Dia bilang perusahaan berupaya untuk terus menerapkan prinsip kehati-hatian, dan memperkuat manajemen risiko.

"Ditambah, menjaga efisiensi operasional agar kinerja dan profitabilitas tetap terjaga secara berkelanjutan," tuturnya.

Harjanto tak memungkiri ada sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi perolehan laba ke depannya. Dia menjelaskan salah satu tantangannya, yakni kondisi makro ekonomi, seperti daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Selain itu, adanya potensi fluktuasi suku bunga yang dapat berdampak pada biaya dana dan permintaan pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×