kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.854   -55,00   -0,33%
  • IDX 8.877   -115,29   -1,28%
  • KOMPAS100 1.228   -11,32   -0,91%
  • LQ45 869   -5,91   -0,68%
  • ISSI 327   -2,84   -0,86%
  • IDX30 446   -2,30   -0,51%
  • IDXHIDIV20 529   0,63   0,12%
  • IDX80 136   -1,27   -0,92%
  • IDXV30 147   0,37   0,26%
  • IDXQ30 144   0,07   0,05%

CNAF Andalkan Pembiayaan Multiguna di Tengah Penjualan Kendaraan yang Belum Pulih


Jumat, 23 Januari 2026 / 10:46 WIB
CNAF Andalkan Pembiayaan Multiguna di Tengah Penjualan Kendaraan yang Belum Pulih
ILUSTRASI. CNAF fokus pembiayaan multiguna untuk Ramadan. Permintaan melonjak, digitalisasi percepat akses dana tunai


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) kian mengandalkan pembiayaan multiguna sebagai penopang pertumbuhan bisnis di tengah penjualan kendaraan bermotor yang masih belum pulih sepenuhnya.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, kondisi pasar yang menantang serta proyeksi pertumbuhan sektor otomotif yang cenderung stagnan membuat perusahaan perlu memperkuat diversifikasi portofolio pembiayaan.

“Melihat situasi market yang saat ini cukup menantang ditambah dengan segmen otomotif yang diproyeksi akan tumbuh stagnan, CNAF melihat pembiayaan multiguna masih dapat menjadi penopang pertumbuhan,” kata Ristiawan kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Inovasi Ekonomi dan Pemberdayaan Holistik Bawa Nasabah PNM Naik Kelas

Selain pembiayaan multiguna, Ristiawan menyebut bahwa CNAF juga melakukan diversifikasi ke sejumlah segmen lain, seperti pembiayaan emas, pembiayaan haji, hingga sektor komersial.

Ristiawan menambahkan, menjelang periode Ramadan, permintaan pembiayaan multiguna umumnya mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat, baik untuk dana tunai maupun pembelian kendaraan baru dan bekas.

“Ramadan biasanya menjadi momentum untuk memaksimalkan penyaluran pembiayaan multiguna,” kata Ristiawan.

Untuk menangkap peluang tersebut, CNAF mengedepankan strategi digitalisasi dengan fokus pada kecepatan dan simplifikasi proses pengajuan pembiayaan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah nasabah dalam mengakses layanan pembiayaan.

“Dengan digitalisasi, CNAF siap menjadi financial solution bagi masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan,” tutupnya.

Selanjutnya: Bidik Target Penerimaan Pajak di Tahun 2026, Cermati Strategi Ditjen Pajak

Menarik Dibaca: Harga Emas Hari Ini Perbarui Rekor All Time High, Nyaris US$ 5.000 per troi ons

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×