kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.955   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.174   66,15   1,08%
  • KOMPAS100 814   12,73   1,59%
  • LQ45 622   13,36   2,19%
  • ISSI 212   0,98   0,46%
  • IDX30 352   8,14   2,37%
  • IDXHIDIV20 439   10,59   2,47%
  • IDX80 93   1,55   1,69%
  • IDXV30 118   1,05   0,90%
  • IDXQ30 113   2,90   2,63%

CNAF Bukukan Piutang Pembiayaan Multiguna Rp 2,51 Triliun pada Semester I-2026


Jumat, 17 Juli 2026 / 13:35 WIB
CNAF Bukukan Piutang Pembiayaan Multiguna Rp 2,51 Triliun pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) berhasil menyalurkan piutang pembiayaan multiguna senilai Rp 2,51 triliun pada semester I-2026.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan meningkatnya kebutuhan masyarakat, seperti untuk konsumsi rumah tangga masih jadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan pembiayaan.

Selain itu, saat ini masyarakat tidak hanya memanfaatkan pembiayaan multiguna untuk kebutuhan jangka panjang saja, misalnya membeli kendaraan bermotor. Namun, pembiayaan kini juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya, seperti biaya pendidikan, kesehatan, dan renovasi rumah.

Baca Juga: Biaya Pencadangan Turun 61%, Bos BTN Tegaskan Bukan untuk Dorong Laba

Menurutnya, kemudahan akses dan proses yang ditawarkan layanan multiguna membuat masyarakat memilih instrumen ini sebagai solusi alternatif pendanaan yang efektif di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Untuk proyeksi ke depannya, pembiayaan multiguna dinilai masih menjadi salah satu penopang dalam pertumbuhan kinerja bisnis hingga akhir tahun.

"Sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang terus ada, maka pembiayaan multiguna masih menjanjikan," ujarnya kepada Kontan, Jumat (17/7/26).

CNAF sendiri menargetkan penyaluran pembiayaan multiguna senilai Rp8 triliun pada tahun 2026. Sejalan dengan itu, sejumlah strategi juga dilakukan untuk terus mendorong pertumbuhan di sisa tahun ini.

Strategi itu mencangkup percepatan dan penyederhanaan proses transaksi melalui transformasi digital sehingga proses pengajuan pembiayaan bisa lebih mudah, cepat, dan efisien.

"Dengan keunggulan layanan yang kami miliki, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak nasabah dan memenuhi kebutuhan pembiayaan mereka," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×