kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

CNAF Salurkan Pembiayaan Baru Kendaraan Roda Empat Rp 1,97 Triliun hingga April 2026


Kamis, 04 Juni 2026 / 19:25 WIB
CNAF Salurkan Pembiayaan Baru Kendaraan Roda Empat Rp 1,97 Triliun hingga April 2026
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat penyaluran pembiayaan baru kendaraan roda empat sebesar Rp 1,97 triliun hingga April 2026. Pembiayaan tersebut mencakup kendaraan baru maupun kendaraan bekas.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi industri otomotif, pembiayaan kendaraan bermotor tetap menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan industri multifinance.

Baca Juga: BRI Insurance Tingkatkan Kegiatan Literasi Asuransi di Institusi Pendidikan

Kendati demikian, Ristiawan menilai laju pertumbuhan pembiayaan kendaraan pada tahun ini berpotensi lebih moderat. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang dapat memengaruhi permintaan pembiayaan kendaraan.

“Pelemahan rupiah secara jangka pendek berpotensi memberikan dampak terhadap industri pembiayaan, khususnya pada permintaan pembiayaan kendaraan yang mungkin akan mengalami perlambatan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga kendaraan akibat pelemahan rupiah juga berpotensi menekan permintaan pembiayaan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kualitas pembiayaan apabila kemampuan bayar nasabah ikut terdampak.

Memasuki sisa tahun 2026, CNAF memandang industri otomotif masih menghadapi berbagai tantangan dan tekanan ekonomi. Namun, perusahaan tetap melihat peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan secara moderat seiring harapan membaiknya daya beli masyarakat.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan, CNAF menjalankan strategi bisnis yang lebih pruden dengan fokus pada segmen dan profil nasabah yang memiliki kapasitas pembayaran yang baik. Perusahaan juga memperkuat pemantauan portofolio pembiayaan secara berkala guna mengantisipasi risiko pembiayaan di masa mendatang.

“Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi saat ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Asuransi Astra Kembangkan Bisnis Asuransi Kendaraan Listrik Secara Bertahap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×