CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Asuransi Astra Kembangkan Bisnis Asuransi Kendaraan Listrik Secara Bertahap


Kamis, 04 Juni 2026 / 18:26 WIB
Asuransi Astra Kembangkan Bisnis Asuransi Kendaraan Listrik Secara Bertahap
ILUSTRASI. Pendapatan Premi-Pelayanan nasabah di PT Asuransi Astra Buana (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) mulai mengembangkan bisnis asuransi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) secara bertahap seiring meningkatnya populasi EV di Indonesia.

Saat ini Asuransi Astra telah menyediakan produk asuransi kendaraan EV, bahkan telah memiliki portofolio untuk segmen tersebut.

Menurut Technical and Operation Director Asuransi Astra, Mulia K. B. Siregar, segmen EV merupakan salah satu bentuk diversifikasi produk yang ditawarkan perusahaan sesuai kebutuhan nasabah saat ini.

"Di dalam culture kita itu adalah customer first dan salah satu (strategi) kita adalah menggunakan diversifikasi. Jadi kalau merangkai ini, sudah pasti bahwa kita juga akan menggarap EV," ujarnya saat Media Conference Asuransi Astra di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Tekan Biaya Kesehatan, Ini Kiat Asuransi Astra Kelola Klaim Kesehatan

Meski demikian,  ia menilai bahwa kendaraan listrik memiliki profil risiko yang berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Berdasarkan pengalaman yang dimiliki saat ini, tingkat klaim kendaraan listrik relatif lebih tinggi dibandingkan kendaraan internal combustion engine (ICE).

Kondisi tersebut membuat perusahaan perlu menerapkan perhitungan risiko yang lebih matang, terutama dalam menentukan tarif premi agar tetap sejalan dengan potensi klaim yang harus ditanggung. 

Selain itu, jumlah kendaraan listrik yang masih relatif terbatas dibandingkan kendaraan konvensional membuat data pengalaman klaim belum sebanyak segmen otomotif lainnya.

Baca Juga: Astra Credit Companies: Persaingan Harga Mobil yang Makin Ketat Dapat Menjadi Peluang

Di sisi lain, teknologi kendaraan listrik juga masih terus berkembang sehingga perusahaan memperkirakan akan ada berbagai penyesuaian dalam pengelolaan produk ke depan.

Sejalan dengan itu, Asuransi Astra memilih mengembangkan bisnis kendaraan listrik melalui pendekatan calculated risk atau risiko yang terukur. Perusahaan akan terus memantau perkembangan pasar, teknologi, serta tingkat persaingan sebelum memperluas penetrasi lebih jauh. 

Baca Juga: Astra Credit Companies Cermati Efek Pembatasan BBM pada Pembiayaan Kendaraan Listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×