kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

CSF bidik pembiayaan 5.000 unit motor tahun ini


Rabu, 18 Agustus 2010 / 20:30 WIB
CSF bidik pembiayaan 5.000 unit motor tahun ini


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kebanyakan perusahaan pembiayaan konsumen biasanya enggan melewatkan momentum Idul Fitri untuk menggenjot penyaluran kredit. Namun, tidak demikian halnya dengan PT Central Santosa Finance. Anak usaha PT BCA Finance ini justru memastikan bakal mulai beroperasi usai Idul Fitri, September 2010 mendatang.

Sebagai permulaan, rencananya, perseroan akan menggelontorkan kredit kendaraan bermotor roda dua sebanyak 3.000 hingga 5.000 unit sampai akhir tahun nanti. “Pertengahan September tepatnya usai Idul Fitri, kami akan segera beroperasi untuk pembiayaan minimal 3.000 unit motor,” ujar Direktur Operasional CSF Marcel Tunggamoro kepada KONTAN, Rabu (18/8).

Jumlah tersebut, memang tidak terlalu banyak. Ini dikarenakan CSF masih dalam sejumlah persiapan sebagai perusahaan multifinance baru. Persiapan yang dimaksud, antara lain sistem, prosedur, sosalisasi perseroan, termasuk upaya dalam menjalin kerjasama dengan sejumlah dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

Selain itu, CSF juga mengedepankan prinsip kehati-hatian mengingat tingkat loss penyaluran kredit roda dua lebih tinggi ketimbang pembiayaan roda empat. “Loss pembiayaan motor itu tinggi karena dihantui dengan uang muka yang rendah,” katanya.

Untuk dapat beroperasi, saat ini, CSF masih menanti keluarnya izin usaha perusahaan pembiayaan dari Kementerian Keuangan. Diperkirakan, izin tersebut rampung akhir Agustus 2010 nanti.

“Yang pasti, sekarang sumber pendanaan kami sudah siap, 95% dananya disokong Bank BCA dan sisanya merupakan modal disetor sebesar Rp 100 miliar,” terang Marcel.

Sebelumnya, Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim mengungkapkan, proses pendirian perseroan dimulai sejak Mei 2010. 25% sahamnya digenggam BCA Finance, sedangkan 75% saham lainnya dikuasai mitra kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×