kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Dalam tiga bulan, nilai tukar rupiah melemah 0,7%


Kamis, 11 April 2013 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Pembukaan perdagangan Senin (8/11) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada level 6.599. Angka ini naik 18 poin dibanding penutupan Jumat (5/11)ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Nilai tukar Rupiah ternyata terdepresiasi selama tiga bulan pertama tahun 2013. Bank Indonesia (BI) melihat, selama kuartal I tahun ini, nilai tukar rupiah rata-rata melemah 0,7% dibanding kuartal sebelumnya.

"Ini meskipun lebih moderat, sejalan dengan berlanjutnya aliran modal masuk," kata Gubernur BI Darmin Nasution saat Rapat Dewan Gubernur (RDG) kuartal I, Kamis, (11/4).

Ia mengatakan, kondisi rupiah itu adalah hasil kebijakan BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan kondisi fundamental.

Kebijakan yang dilakukan BI itu adalah, penguatan mekanisme intervensi valuta asing (valas), penerapan term deposit valas, maupun pendalaman pasar valas.

Nilai tukar yang melemah ini mencapai Rp 9.680 per Dollar AS dengan volatilitas pada kuartal pertama yang masih terjaga.

Pada kuartal II, BI memprediksi tekanan nilai Rupiah juga akan moderat. Ini dengan pertimbangan kondisi neraca pembayaran Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×