kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Dapat Kuota Subsidi 73.000 Unit, BSN Siap Perkuat KPR Syariah


Jumat, 30 Januari 2026 / 19:38 WIB
Dapat Kuota Subsidi 73.000 Unit, BSN Siap Perkuat KPR Syariah
ILUSTRASI. Rakernas Bank Syariah Nasional (BSN) (DOK/BSN)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Syariah Nasional (BSN) menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi pemimpin di pembiayaan perumahan berbasis syariah, meski mulai agresif menggarap pembiayaan non-KPR.

Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta mengatakan, KPR syariah masih menjadi tulang punggung bisnis perseroan, terutama di segmen rumah subsidi.

“Pertumbuhan terbesar tahun lalu justru dari KPR subsidi. Realisasi kreditnya tumbuh hampir di atas 20%,” ujar Yut Penta pasca pembukaan BTN Expo di Jakarta, Rabu (28/1/2025).

Baca Juga: BSN Bidik Pembiayaan Emas Syariah Tembus Rp 1 Triliun pada 2026

Menariknya, Yut Penta menilai minat generasi muda terhadap KPR dengan prinsip syariah terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu pendorong BSN untuk tetap menjaga kepemimpinan di sektor pembiayaan perumahan syariah.

Untuk 2026, BSN juga memperoleh peningkatan kuota rumah subsidi menjadi sebesar 73.000 unit, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 59.000 unit. Kenaikan kuota inilah yang bakal dimanfaatkan BSN untuk mendorong pertumbuhan KPR syariah bank. 

“Strategi paling sederhana kami adalah meningkatkan kapasitas, karena kuota naik. Tapi di sisi lain, kami juga perlu efisiensi karena sifat bisnis KPR subsidi itu sangat retail,” jelas Yut Penta.

Dari sisi pemasaran, BSN akan memperkuat komunikasi kepada masyarakat bahwa bank kini sudah beroperasi penuh dan layanan KPR syariah dapat diakses lebih luas. Maklum, sekadar mengingatkan, BSN memang baru resmi beroperasi sebagai bank umum syariah (BUS) pada 22 Desember 2025 lalu. 

Meski pembiayaan non-KPR seperti emas dan multi jasa bakak digenjot lebih agresif sebagai wujud diversifikasi portofolio bank, Yut Penta menegaskan strategi utama BSN tetap menjaga posisi sebagai leader KPR berbasis syariah di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×