kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dari empat bank besar, hanya BCA dan BRI asetnya naik dua digit hingga kuartal III


Rabu, 30 Oktober 2019 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). OJK mencatat per Agustus 2019 lalu total aset perbankan hanya tumbuh sebesar 7,9% secara year on year (yoy) menjadi Rp 8.245 triliun. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Bank berlogo pita emas ini menambahkan aset produktif lain yaitu surat berharga juga membantu meningkatkan pertumbuhan. Tercatat, total surat berharga pemerintah di Bank Mandiri telah menembus Rp 110 triliun dan surat berharga korporasi lainnya menembus Rp 37 triliun.

"Portofolio surat berharga selain sebagai instrumen likuiditas juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan bunga," katanya. Hal ini menunjukkan bahwa selain penyaluran kredit, Bank Mandiri masih memiliki opsi lain untuk mengembangkan aset.

Dus, pada akhir tahun 2019 ini Bank Mandiri berharap pertumbuhan aset secara konsolidasi bisa naik 8%-10% dari tahun lalu.

Baca Juga: Group Salim bakal luncurkan uang digital, ini kata GoPay

Sementara itu untuk BNI, per September 2019 lalu pertumbuhan aset hanya sebesar 6,3% secara yoy menjadi Rp 757 triliun. Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta menjelaskan pertumbuhan ini masih ditopang oleh aset organik yaitu kredit yang meningkat 14,4% di periode September 2019.

Kendati hanya menargetkan pertumbuhan aset moderat di akhir tahun, Herry menjelaskan tidak menutup peluang kenaikannya bisa melebihi pencapaian di kuartal III 2019 melalui pertumbuhan anorganik.

"Kami akan fokus pada optimalisasi earning asset dengan shifting ke aset-aset dengan yield yang lebih tinggi dan optimalisasi sisi liabilitas," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×