Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank DBS Indonesia menyebut persaingan bisnis wealth management perbankan di Indonesia terasa semakin ketat.
Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product DBS Indonesia Natalina Syabana menyebut, minat perbankan untuk memacu bisnis di segmen nasabah affluent menjadi kian tinggi.
Pasalnya, segmen nasabah affluent ini dinilai sebagai segmen bisnis yang aman karena pertumbuhan dananya terus tercatat tinggi.
Baca Juga: Maximus Insurance Waspadai Pelemahan Rupiah Bisa Berdampak ke Rasio Klaim
"Segmen affluent itu kalau kita lihat walaupun cuma 1% dari populasi seluruh Indonesia, mereka itu menguasai 70% free asset domestik," kata Natalina dalam paparannya saat media gathering, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Natalina pun memastikan, DBS Indonesia ke depannya akan memfokuskan bisnisnya pada segmen affluent dengan bisnis utamanya pada layanan pengelolaan aset alias wealth management.
Natalina menilai, kesadaran masyarakat Indonesia akan literasi finansial terus meningkat. Ini menjadi peluang bagi bisnis wealth management untuk terus bertumbuh ke depannya.
Untuk menghadapi persaingan industri ini, Natalina memastikan DBS Indonesia akan menyediakan layanan pengelolaan aset yang lebih unggul, salah satunya dengan rutin menganalisis situasi pasar dan peluang pertumbuhan investasi yang sejalan dengan portofolio masing-masing nasabah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













