kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.607   54,00   0,31%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dirut Jiwasraya: Penyidikan kasus Jiwasraya tak pengaruhi proses restrukturisasi


Selasa, 28 Januari 2020 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menghadiri acara diksusi Penyelesaian Gagal Bayar Jiwasraya di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Dirut PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menyebut Penyidikan kasus Jiwasraya tak pe


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Pertama, strategic partner membidik dana Rp 5 triliun. Strategi ini melalui pendirian anak usaha, Jiwasraya Putra yang akan memanfaatkan kerja sama dengan empat BUMN yakni BTN, Pegadaian, Telkomsel dan Kereta Api Indonesia.

Nantinya investor strategis akan membeli sebanyak-banyaknya 60% saham Jiwasraya Putra.Kedua, holding asuransi yang membidik Rp 7 triliun. Pada tahap awal, Jiwasraya tidak akan terlibat menjadi anggota holding. Rencananya, holding asuransi akan menerbitkan surat utang yang akan di-subscribe oleh BUMN lain.

Baca Juga: Ada Kasus Jiwasraya, Manajer Invetasi Tetap Bersiap Merilis Reksadana Saham

Dengan struktur holding, Jiwasraya akan dibantu menggunakan skema obligasi wajib konversi (MCB/Subdebt).

Ketiga, skema finansial reasuransi dengan membidik dana Rp 1 triliun. Selain itu, Jiwasraya juga akan melakukan restrukturisasi aset, baik investasi aset finansial, investasi aset properti dan aset liabilitas.

Baca Juga: Riuh kasus Jiwasraya, pengamat ini menilai keberadaan OJK masih penting

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×