kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45691,12   20,34   3.03%
  • EMAS924.000 -0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Do-It gelar sosialisasi manfaat fintech di hadapan ratusan UMKM di Makassar


Senin, 13 Januari 2020 / 16:47 WIB
Do-It gelar sosialisasi manfaat fintech di hadapan ratusan UMKM di Makassar
ILUSTRASI. Fintech Do- It menggelar diskusi dan sosialisasi manfaat fintech bagi ekonomi Indonesia di Universitas Hasanuddin, Makassar. Turut hadir, Dr. Andi Nur Baumasssepe, MM dari International Council for Small Busines/ ICSB Indonesia - City Coordinator Chapter

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan financial technology peer-to-peer lending PT Glotech Prima Vista (Do-It) optimistis menyambut tahun 2020. Mengawali langkah di dekade yang baru, Do-It berkunjung ke kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur yakni Makassar, Sulawesi Selatan.

Adapun kunjungan Do-It dalam rangka sosialisasi manfaat fintech untuk perekonomian Indonesia di hadapan ratusan UMKM kota Makassar.

Baca Juga: Do-It telah salurkan kredit produktif ke 15.000 peminjam di 38 kota Jawa Timur

Acara yang berlangsung pada hari Senin, 13 Januari 2020 di Gedung Microfinance Universitas Hasanuddin ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Dani Surya Sinaga selaku Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional VI Sulawesi Maluku Papua; Dr. Andi Nur Baumasssepe, MM dari International Council for Small Business / ICSB Indonesia - City Coordinator Chapter Makassar; Prof. Dr. Gagaring Pagalung yang merupakan Kepala Pusat Microfinance Universitas Hasanuddin.

Para peserta yang merupakan praktisi UMKM ini terlihat antusias mendengarkan paparan dari para narasumber.

Government & Public Relation PT Glotech Prima Vista (Do-It) yakni Eric Fernardo menjelaskan kepada para audiens bahwa Do-It mendorong UMKM naik kelas dengan membangun ekosistem ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Cerita bos fintech Do-It yang memutuskan pulang ke tanah air

"Selain memberikan akses permodalan, Do-It bekerjasama dengan berbagai partner untuk melakukan upskilling UMKM seperti menyediakan Point of Sales dan Payment Aggregator gratis untuk mitra sehingga pencatatan keuangan lebih tertib. UMKM yang menjadi mitra Do-It juga bisa mendapat harga yang lebih murah untuk stok produk/bahan baku dari pabrik rekanan Do-It," ungkap Eric Fernardo dalam keterangan persnya, Senin (13/1).

Untuk diketahui, saat ini kawasan Indonesia Timur menjadi salah satu konsentrasi pasar Do-It di tahun 2020. "Semenjak terdaftar dan diawasi OJK mulai 23 Mei 2018, kami sudah menyalurkan kredit produktif ke lebih dari 2.300 UMKM di Sulawesi Selatan," tutup Kadi Kusuma, Direktur Do-It dalam kesempatan terpisah.




TERBARU

Close [X]
×