kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

DP naik, pembiayaan rumah BNI Syariah turun 10%


Kamis, 30 Mei 2013 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Daftar Harga Sepeda United Clash Series update terbaru (Desember 2021)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Sudah sebulan aturan Bank Indonesia (BI) mengenai Financing to Value (FTV) perbankan syariah berlaku. Ini ternyata membuat pembiayaan di PT BNI Syariah menurun.

"Secara umum Kredit Perumahan Rakyat (KPR) masih tumbuh. Namun ada penurunan pertumbuhan bulanan sekitar 10%," ungkap Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam T. Saptono, kepada KONTAN, Kamis, (30/5).

Ia menyebut, BNI Syariah biasa menyalurkan KPR rata-rata di angka Rp 175 miliar per bulan. Namun karena dampak FTV tersebut, penyaluran KPR di bulan April menurun jadi Rp 160 miliar.

Meski begitu, Imam mengatakan bahwa penurunan ini seharusnya belum bisa menjadi patokan secara umum. Karena penerapan kebijakan LTV tersebut yang baru berusia sebulan.

Sebelumnya, perbankan syariah meminta ke BI untuk pemberlakuan Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) sebagai bentuk peringanan menyikapi aturan FTV tersebut. Imam bilang, beberapa bank syariah ada yang sudah menerapkan hal tersebut. Sedangkan, BNI Syariah masih dalam tahap uji coba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×