kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

DP naik, pembiayaan rumah BNI Syariah turun 10%


Kamis, 30 Mei 2013 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Daftar Harga Sepeda United Clash Series update terbaru (Desember 2021)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa

JAKARTA. Sudah sebulan aturan Bank Indonesia (BI) mengenai Financing to Value (FTV) perbankan syariah berlaku. Ini ternyata membuat pembiayaan di PT BNI Syariah menurun.

"Secara umum Kredit Perumahan Rakyat (KPR) masih tumbuh. Namun ada penurunan pertumbuhan bulanan sekitar 10%," ungkap Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam T. Saptono, kepada KONTAN, Kamis, (30/5).

Ia menyebut, BNI Syariah biasa menyalurkan KPR rata-rata di angka Rp 175 miliar per bulan. Namun karena dampak FTV tersebut, penyaluran KPR di bulan April menurun jadi Rp 160 miliar.

Meski begitu, Imam mengatakan bahwa penurunan ini seharusnya belum bisa menjadi patokan secara umum. Karena penerapan kebijakan LTV tersebut yang baru berusia sebulan.

Sebelumnya, perbankan syariah meminta ke BI untuk pemberlakuan Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) sebagai bentuk peringanan menyikapi aturan FTV tersebut. Imam bilang, beberapa bank syariah ada yang sudah menerapkan hal tersebut. Sedangkan, BNI Syariah masih dalam tahap uji coba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×