kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   31.000   1,17%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

DPLK Avrist Masih Kaji Investasi ETF Emas, NAV Jadi Salah Satu Pertimbangan


Jumat, 04 September 2026 / 22:43 WIB
DPLK Avrist Masih Kaji Investasi ETF Emas, NAV Jadi Salah Satu Pertimbangan
ILUSTRASI. ETF Emas (Shutterstock/gopixa). Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist masih mempelajari peluang investasi pada instrumen exchange traded fund (ETF) emas.


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist masih mempelajari peluang investasi pada instrumen exchange traded fund (ETF) emas.

Langkah tersebut dilakukan seiring mulai terbukanya ruang investasi ETF emas, meskipun perusahaan saat ini masih mempertimbangkan sejumlah aspek sebelum mantap berinvestasi ke instrumen tersebut.

Presiden Director DPLK Avrist Firmansyah, mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan minat masyarakat terhadap ETF emas, terutama karena dana pensiun memiliki karakter investasi jangka panjang.

Baca Juga: ETF Emas Makin Diminati, Investor Perlu Waspadai Risiko Volatilitas

"Sebenarnya kami lagi mempelajari untuk ke situ. Selain itu, investasi kalau di DPLK itu adalah pilihan peserta. Jadi kami juga melihat bagaimana peserta DPLK tertarik untuk ke sana atau tidak,” ujarnya di acara One Avrist Synergy, Kamis (3/9/26).

Selain itu, DPLK Avrist juga perlu melihat prospek instrumen tersebut apakah bersifat berkelanjutan serta bagaimana perkembangan ke depannya.

Di samping itu, perkembangan nilai tukar dolar AS serta kinerja ETF emas secara keseluruhan juga menjadi pertimbangan dalam mempelajari instrumen tersebut.

Meski Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mulai membuka ruang investasi pada ETF emas, Firmansyah menyebut pihaknya masih mencermati aturan yang akan berlaku.

Selain aspek regulasi, transparansi dan mekanisme valuasi menjadi tantangan lain dalam pengembangan ETF emas karena masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang mudah dipahami mengenai pergerakan harga, perhitungan, hingga dasar valuasi ETF emas.

Baca Juga: Aturan Sedang Disiapkan, ETF Emas Bisa Jadi Pilihan Investor

Selanjutnya, kejelasan mengenai net asset value (NAV) juga menjadi hal yang penting untuk dipelajari.

"Kami menggunakan NAV sebagai acuan nilai. Jadi, patokan harganya nantinya yang mana dan mengacu pada harga siapa, itu juga menjadi persoalan," jelasnya.

Terkait rencana ke depannya, hingga saat ini DPLK Avrist masih terus memantau perkembangan aturan dan mempelajari ETF emas sebelum menentukan arah investasi di instrumen ini nantinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×