kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR: Minimal gaji karyawan BI yang pindah ke OJK tetap sama


Selasa, 15 November 2011 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Manajer Liverpool Juergen Klopp tidak melihat alasan mengapa Mohamed Salah ingin meninggalkan juara Liga Premier itu.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Azis mengungkapkan pegawai Bank Indonesia yang beralih menjadi pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak perlu khawatir gajinya bakal lebih kecil setelah pindah ke OJK.

"Minimal gaji mereka tetap kalau pindah ke OJK. Namun, itu keputusannya akan ditentukan setelah Dewan Komisioner OJK berembuk dengan tim transisi BI maupun Bapepam-LK," ujar Harry, Senin (15/11).

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengenai besaran gaji tersebut. Antara lain, posisi/jabatan dan lama kerja di instansi sebelumnya. Harry mencontohkan, misal sebelumnya di BI menempati jabatan sebagai Direktur, dan setelah di OJK ditempatkan pada level setara Direktur, gajinya akan sama.

"Akan ada konversi dari segi waktu, pengalaman kerja, serta kompetensi. Untuk ukuran yang sama, model gajinya di OJK akan sama dengan yang diterapkan di BI. Kalau lebih rendah, nanti disesuaikan dengan posisinya. Kalau di BI punya 13 tahun pengalaman kerja, itu juga harus melekat di OJK," terang Harry.

Detail komponen konversi, ternasuk gaji pokok dan tunjangan akan ditentukan kemudian setelah Dewan Komisoner resmi terbentuk. DPR memperkirakan pembentuk Dewan Komisioner OJK bakal rampung pada Juni 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×