kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonom: Holding bank bisa tekan suku bunga


Kamis, 24 November 2016 / 18:16 WIB
Ekonom: Holding bank bisa tekan suku bunga


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pembentukan holding perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperkirakan dapat berdampak dua sisi pada pergerakan suku bunga, baik deposito maupun kredit. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Anton Gunawan mengatakan, hal tersebut dimungkinkan karena persaingan sektor perbankan Indonesia masih ketat.

Anton menilai, jika ada sinergi holding bank BUMN berjalan mulus, tidak menutup kemungkinan suku bunga dapat mengecil. Ini akan mendukung perekonomian nasional.

Kendati demikian, lanjut Anton, hal sebaliknya juga dapat terjadi apabila sinergi tidak berjalan. "Perebutan dana pihak ketiga (DPK) yang terjadi sekarang bisa mendorong terjadinya peningkatan suku bunga deposito dan kredit," paparnya, Kamis (24/11).

Asal tahu saja, per September 2016, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank pelat merah mencapai 9,2% secara tahunan (year on year), adapun pertumbuhan kredit mencapai 15,8%. Sementara, secara industri pertumbuhan kredit sebesar 6,5% dan DPK naik 3,2% yoy per September 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×