kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ekonom: Holding bank bisa tekan suku bunga


Kamis, 24 November 2016 / 18:16 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pembentukan holding perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperkirakan dapat berdampak dua sisi pada pergerakan suku bunga, baik deposito maupun kredit. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Anton Gunawan mengatakan, hal tersebut dimungkinkan karena persaingan sektor perbankan Indonesia masih ketat.

Anton menilai, jika ada sinergi holding bank BUMN berjalan mulus, tidak menutup kemungkinan suku bunga dapat mengecil. Ini akan mendukung perekonomian nasional.

Kendati demikian, lanjut Anton, hal sebaliknya juga dapat terjadi apabila sinergi tidak berjalan. "Perebutan dana pihak ketiga (DPK) yang terjadi sekarang bisa mendorong terjadinya peningkatan suku bunga deposito dan kredit," paparnya, Kamis (24/11).

Asal tahu saja, per September 2016, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank pelat merah mencapai 9,2% secara tahunan (year on year), adapun pertumbuhan kredit mencapai 15,8%. Sementara, secara industri pertumbuhan kredit sebesar 6,5% dan DPK naik 3,2% yoy per September 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×