kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.889   7,00   0,04%
  • IDX 6.308   -66,35   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,49   -1,37%
  • LQ45 626   -7,64   -1,21%
  • ISSI 218   -1,90   -0,86%
  • IDX30 350   -4,25   -1,20%
  • IDXHIDIV20 426   -3,69   -0,86%
  • IDX80 94   -1,27   -1,33%
  • IDXV30 118   -0,83   -0,70%
  • IDXQ30 111   -1,12   -1,00%

Ekonom: Term deposit persempit gerak spekulan


Selasa, 29 Mei 2012 / 23:30 WIB
ILUSTRASI. Kode redeem FF update terbaru Mei 2021, dapatkan hadiah Shuffling Emote gratis!


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia Ryan Kiryanto menilai, langkah BI membuka fasilitas term deposit valuta asing (valas) dalam dolar sudah tepat.

"Dengan demikian stok valas di dalam negeri akan tersedia dalam jumlah memadai, yang pada gilirannya dapat menstabilisasi rupiah serta mempersempit ruang gerak spekulan di pasar uang," ujar Ryan, Selasa (29/5).

Ia menambahkan, kebijakan BI tersebut bakal memperdalam pasar uang di dalam negeri. Apalagi, Maret 2012, BI sudah mengeluarkan Surat Edaran mengenai revisi aturan pembelian valas. Aturan itu mengatur agar setiap transaksi valas wajib ada transaction underlying-nya, sehingga tidak bisa lagi dijadikan sebagai ajang spekulasi.

"Yang juga penting, BI harus terus memantau dan mengawasi pergerakan rupiah. Juga melakukan intervensi untuk mencegah rupiah jatuh makin dalam," papar Ryan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×