kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ekonomi menantang, Manulife optimis masih bisa tumbuh positif


Kamis, 15 Agustus 2019 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Manulife luncurkan produk baru MiFuture Income Protector


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi ekonomi global dan domestik masih membayangi berbagai sektor industri di dalam negeri. Meski begitu, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia masih optimis dengan prospek pasar asuransi jiwa lokal.

Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia menyebut penetrasi asuransi jiwa di Indonesia masih sangat rendah. Hal ini tentunya jadi peluang bagi pelaku industri untuk bisa dimaksimalkan.

Baca Juga: Manulife luncurkan produk baru untuk persiapan hari tua nasabah

Meski memang Manulife juga mesti bekerja keras untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut.

Menurut Ryan, strategi yang disiapkan perusahaannya adalah tetap berfokus pada kebutuhan konsumen. "Kami terus berupaya memberikan berbagai solusi asuransi kepada masyarakat," kata dia.

Secara makro, ia menilai kondisi ekonomi Indonesia masih bertumbuh dengan positif bila dibandingkan banyak negara lain. "Sehingga Manulife masih optimistis dengan potensi ke depan," lanjutnya.

Baca Juga: Unitlink pendapatan tetap raih imbal hasil positif 0,68% di bulan Juli 2019

Sebagai catatan, di tahun lalu pendapatan premi bersih Manulife mencatatkan peningkatan sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya atau menjadi Rp 9,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×