Reporter: Ade Priyatin | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian mengungkapkan barang jaminan gadai masih didominasi oleh emas. Tingginya penggunaan emas sebagai barang jaminan didorong oleh karakteristik emas yang mudah dinilai dan memiliki likuiditas tinggi.
"Pegadaian juga hampir 90% itu jaminannya emas karena memang prosesnya sangat cepat," ujar Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian Kadek Eva Suputra saat ditemui langsung di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).
Ia menuturkan, proses gadai emas di Pegadaian bisa dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Yakni sekitar 15 menit hingga pencairan dilakukan. Selain itu, layanan gadai emas maupun tabungan emas juga sudah bisa dilakukan secara online dan realtime.
Baca Juga: Investasi P2P Lending Masih Menarik, tetapi Risiko Gagal Bayar Perlu Diwaspadai
Kondisi ini membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak digunakan oleh masyarakat ketika membutuhkan dana dalam waktu cepat.
Di sisi lain, Pegadaian juga terus mengembangkan layanan emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025, aplikasi ini telah digunakan lebih dari 7 juta pengguna dengan saldo emas yang dimiliki pengguna sudah mencapai sekitar 20 ton.
Selain itu, Pegadaian juga melihat minat Generasi Z terhadap investasi emas terus meningkat. Kadek mengungkapkan komposisi Generasi Z di Pegadaian saat ini telah mengalami peningkatan sebesar 114%.
"Ini juga menunjukkan minat dari Gen-Z terkait dengan cara berinvestasi ya," ujarnya.
Meski demikian, Pegadaian terus memberikan edukasi agar masyarakat memahami tujuan keuangan sebelum mulai berinvestasi emas. Nasabah juga bisa memanfaatkan emas yang dimiliki untuk kebutuhan pembiayaan melalui fasilitas gadai apabila membutuhkan dana.
Untuk ke depannya, Pegadaian akan terus mengembangkan ekosistem emas melalui penguatan layanan digital serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Perusahaan juga terus menguatkan peran dalam bisnis bullion melalui layanan penilaian, penyimpanan, perdagangan, dan pembiayaan emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














