kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Eximbank Incar Pertumbuhan Pembiayaan UMKM 40%


Sabtu, 10 Desember 2016 / 10:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

JAKARTA. Indonesia Eximbank makin ekspansif menyalurkan pembiayaan kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Tahun depan, mereka memasang target pertumbuhan penyaluran pembiayaan untuk sektor ini mencapai 40%.

Angka pertumbuhan tersebut di atas target tahun ini yang hanya tumbuh 34,6% menjadi Rp 10,5 triliun. Tahun sebelumnya, pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp 7,8 triliun atau 10,4% dari total pembiayaan Indonesia Eximbank.

Untuk menggenjot pertumbuhan pembiayaan UMKM ekspor yang ekspansif tahun depan, Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Ngalim Sawega mengatakan, lembaganya akan memberikan bunga yang kompetitif dan proses yang lebih cepat dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Penyaluran pembiayaan untuk UMKM ekspor melalui empat skema: pertama, pembiayaan kepada eksportir langsung (direct financing). Kedua, pembiayaan kepada supplier eksportir (business linkage).

Ketiga, penerusan pembiayaan kepada lembaga keuangan bukan bank (LKBB) dengan underlying ekspor. Keempat, pembiayaan kembali kepada lembaga keuangan bank (LKB) dengan underlying ekspor.

Dengan demikian, "Semakin banyak pelaku UMKM berorientasi ekspor yang dapat menerima manfaat layanan Indonesia Eximbank," kata Ngalim dalam siaran pers, Kamis (8/12) lalu.

Bentuk dukungan pembiayaan kepada sektor UMKM ekspor ke depan melalui pemberian Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE). Program ini mencakup kerjasama antara UMKM sebagai plasma dengan pengusaha besar sebagai inti.

Harapannya, fasilitas pembiayaan ini bisa memberikan stimulus kepada UMKM untuk meningkatkan daya saing produk ekspor berbasis kerakyatan. Peningkatan kualitas dan kapasitas UMKM kelak juga lewat pelatihan dan capacity building yang dibutuhkan para pelaku usaha di berbagai daerah, dengan memperhatikan potensi ekspornya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×