kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fee based income BTN tumbuh 20% di semester I


Rabu, 18 Juli 2018 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Pelonggaran uang muka KPR


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memacu pendapatan non bunga atau fee based income. Kepala Divisi Digital Banking BTN Meta Rukmitasari menyatakan, fee based income Bank BTN pada separuh pertama 2018 tumbuh 20% secara tahunan atau year on year (yoy).

"Transaksi digital ikut menyumbang fee based income Bank BTN secara keseluruhan, dengan porsi sebesar 7% dari total fee based income," ujar Meta kepada Kontan.co.id, Rabu (18/7).

Meta mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia melalui digital culture di lingkungan BTN. Selain itu BTN akan meningkatkan sarana pendukung aksesibilitas transaksi serta kemudahan integrasi dengan mitra strategis guna menciptakan pengembangan layanan digital banking.

BTN pun akan terus mengembangkan berbagai produk dan layanan berbasis digital dan mensinergikan dengan produk unggulan bank pelat merah ini, yaitu kredit pemilikan rumah (KPR). 

Hingga Mei 2018, pendapatan non bunga BTN mencapai Rp 736,94 miliar. "Pada tahun 2018 ini Bank BTN menargetkan transaksi digital dengan pertumbuhan hampir mencapai 100% dari tahun lalu, dengan target fee based income sebesar 7% dari total pendapatan fee based income corporate," tutur Meta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×