kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN: GWM averaging 2% tak banyak pengaruhi likuditas


Selasa, 17 Juli 2018 / 22:23 WIB
ILUSTRASI. Pelonggaran uang muka KPR


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengatakan dengan berlakunya rasio giro wajib minimum (GWM) averaging sebesar 2% mulai Senin (16/7) diperkirakan tak akan terlalu berpengaruh ke likuditas.

Mahelan Prabantarikso, Direktur BTN mengatakan, kebijakan GWM averaging bertujuan untuk memberikan relaksasi ke perbankan dalam mengelola likuiditasnya.

"Secara umum sebenarnya likuiditas bank tak bertambah karena total GWM tetap," kata Mahelan kepada kontan.co.id, Kamis (17/7).

Sebagai gambaran, pada Senin (16/7) Bank Indonesia (BI) menetapkan rasio GWM rataan akan bertambah menjadi 2% dari sebelumnya 1,5%. Seiring dengan penambahan GWM rataan bank mulai hari ini juga akan mengurangi rasio GWM tetap menjadi 4,5% dari sebelumnya 5%.

Selain GWM rataan, mulai awal pekan ini juga berlaku aturan penihilan jasa giro menjadi 0% dari sebelumnya 2,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×