kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.343.000 -0,81%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gelar RUPST, FIF Mengangkat Komisaris dan Direksi Baru


Jumat, 19 April 2024 / 23:01 WIB
Gelar RUPST, FIF Mengangkat Komisaris dan Direksi Baru


Reporter: Nova Betriani Sinambela | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID — JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tabungan (RUPST) PT Federal International Finance (FIF) mengumumkan adanya perubahan jajaran pengurus hingga periode 2026. 

Salah satu agenda RUPST yang diselenggarakan pada 19 April 2024 adalah pengangkatan Thomas Junaidi Alim Wijaya sebagai Komisaris menggantikan Johannes Loman.

Kemudian Margono Tanuwijaya yang semula menjabat sebagai Presiden Direktur digantikan menjadi Siswadi. Sebab masa jabatan Margono Tanuwijaya telah berakhir dan ia memasuki masa purna bakti. Rekam jejak Siswadi sebelumnya pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance sekaligus Chief Executive Officer Astra Credit Companies.

Baca Juga: FIF Cetak Kenaikan Piutang Pembiayaan Selama Ramadan 2024

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi FIF terbaru:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Suparno Djasmin
  • Komisaris: Thomas Junaidi Alim Wijaya
  • Komisaris Independen: R. Nunu Soetjahja Noegroho
  • Komisaris Independen: Gede Harja Wasistha

Direksi

  • Presiden Direktur: Siswadi
  • Direktur: Indra Gunawan 
  • Direktur: Setia Budi  
  • Direktur: Sri Harjati 
  • Direktur: Valentina Chai Wei Li 
  • Direktur: Daniel Hartono

Baca Juga: FIF Catatkan Pembiayaan Sepeda Motor Honda Baru pada Januari 2024 Capai 137.608 Unit

Agenda lainnya yang dilakukan dalam RUPST ini adalah pengesahan laporan keuangan tahun buku 2023. FIF mencatat laba bersih Rp 4,1 triliun periode tahun 2023. Laba FIF tumbuh sebesar 29,4% secara year-on-year (YoY).

Untuk diketahui laba bersih FIF tahun 2022 sebesar Rp 3,2 triliun. Dalam siaran pers, FIF menyebutkan pencapaian kinerja ini merupakan yang pertama kali sejak FIF berdiri pada tahun 1989.

Masih di periode 2023, nilai penyaluran pembiayaan FIF juga tumbuh 20,7% secara tahunan menjadi Rp 42,3 triliun. Angka itu naik dari periode 2022 senilai Rp 35,1 triliun. 

Sementara rasio non-performing finance (NPF) FIF berada di level 0,98%. Berdasarkan penetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPF masuk dalam kategori aman dan merupakan perusahaan pembiayaan yang sangat sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×