kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga komoditas membaik jadi angin segar bagi bank


Senin, 22 Januari 2018 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Permata e-Business


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank optimistis kenaikan harga komoditas bisa membantu menurunkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan. Seperti diketahui, salah satu penyumbang kredit bermasalah bank adalah dari sektor komoditas dan turunannya.

Darwin Wibowo, Direktur Wholesale Bank Permata mengakui ada perbaikan kinerja dari nasabah khususnya sektor batubara. "Ada dampak positif untuk nasabah yang sebelumnya kesulitan ," kata Darwin kepada Kontan.co.id, Senin (22/1).

Terkait apakah bank akan menambah jumlah kredit ke debitur terkait komoditas, Bank Permata akan terus mencari peluang yang baik di sektor pertambangan.

Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA mengatakan, exposure bank ke kredit pertambangan sangat minimal. Sebagai gambaran NPL industri perbankan di sektor tambang ini mencapai 7% di November 2017. Itu lebih tinggi dari rata rata NPL industri yang berada di level 2,9%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×