kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   -2.000   -0,12%
  • USD/IDR 16.455   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.485   -120,73   -1,83%
  • KOMPAS100 947   -17,38   -1,80%
  • LQ45 731   -16,06   -2,15%
  • ISSI 204   -1,87   -0,91%
  • IDX30 378   -10,17   -2,62%
  • IDXHIDIV20 460   -10,54   -2,24%
  • IDX80 107   -1,84   -1,69%
  • IDXV30 113   -1,14   -1,00%
  • IDXQ30 124   -3,16   -2,48%

Harga Saham Masih Tertekan, Bank Raya (AGRO) Buka Peluang Tambah Porsi Buyback


Kamis, 27 Februari 2025 / 14:39 WIB
Harga Saham Masih Tertekan, Bank Raya (AGRO) Buka Peluang Tambah Porsi Buyback
ILUSTRASI. Bank Raya Indonesia (AGRO) membuka peluang menambah porsi buyback saham dari sekitar Rp 13 miliar menjadi Rp 20 miliar


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga saham yang terus tertekan membuat bank-bank mencari upaya strategis. Misalnya, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) yang membuka peluang menambah porsi buyback saham.

Pada perdagangan bursa Kamis (27/2) hingga pukul 14.15, harga AGRO mengalami koreksi 2,09% dari harga penutupan hari sebelumnya. Kini, AGRO diperdagangkan di level Rp 187 per saham.

Adapun, penurunan tersebut menambah tren koreksi saham AGRO dalam beberapa waktu terakhir. Misalnya, sebulan terakhir, AGRO telah turun mencapai 11,32% dan setahun terakhir turun 27,69%.

Direktur Keuangan Bank Raya Rustati Suri Pertiwi mengungkapkan bahwa penurunan harga tersebut lebih banyak disebabkan oleh kondisi makro. Artinya, hal tersebut di luar kontrol manajemen.

Adapun, Tiwi menambahkan yang mungkin bisa dilakukan oleh Bank Raya adalah melakukan buyback saham. Di mana, pihaknya masih memiliki kuota sekitar Rp 13 miliar dari dana yang disetujui dalam RUPSLB tahun lalu senilai Rp 20 miliar.

Baca Juga: Bank Raya Jalin Kerjasama Value Chain Berbasis Digital dengan APP Group

“Nanti kita bertahap bisa lebih dari Rp 20 miliar, kalau bisa nanti tunggu RUPS,” ujar Tiwi, Kamis (27/2).

Di sisi lain, ia bilang buyback itu juga dilakukan untuk insentif jangka panjang bagi pekerja. Sehingga, langkah buyback memang bisa dilakukan tak hanya satu kali.

Tak hanya itu, Tiwi juga memastikan bahwa Bank Raya juga akan menjaga sisi fundamental dari kinerja bank dari ke tahun. Sebab, ia melihat kinerja Bank Raya semakin membaik.

Sebagai gambaran, hingga Desember 2024, pengguna Raya App tercatat sekitar 1 juta nasabah jumlah tersebut naik sekitar 21% (yoy). Penggunaan transaksi Raya App meningkat menjadi lebih dari 4 juta transaksi dengan kenaikan sebesar 127% (yoy).

“Sekarang kan produk kita juga sudah tumbuh dan ada rencana jelas tahun ini mau ngapain. Semoga ini efektif ke market juga,” tandasnya.


 

Selanjutnya: Garuda Indonesia dan Kementrian Agama RI Jalin Kerjasama Penerbangan Haji Tahun 2025

Menarik Dibaca: Promo Berhadiah Indomaret s/d 5 Maret 2025, Teh Celup-Plaster Demam Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×