kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Hingga Juli, penyaluran KUR capai Rp146,32 triliun


Selasa, 02 September 2014 / 17:40 WIB
Petugas berjalan di dekat pesawat udara di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/3/2023). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nz


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh kalangan bank umum nasional sudah menembus Rp 146,32 triliun. Angka penyaluran KUR ini tumbuh 31,24% secara year on year (yoy).

Sementara jumlah debiturnya mencapai 11.309.283 debitur. Dengan demikian, rata-rata setiap debitur memperoleh pinjaman Rp 12,9 juta.

Berdasarkan keterangan resmi Komite KUR Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ada 7 bank nasional yang menyalurkan KUR. Ketujuh bank itu yakni, Bank Nasional Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah).

BRI tetap menjadi bank penyalur KUR terbesar dengan total plafond mencapai Rp 105,15 triliun. Menduduki peringkat kedua adalah Bank Mandiri dengan total plafon sebesar Rp 15,75 triliun. Lalu BNI di posisi ketiga dengan total plafon sebesar Rp 15,01 triliun.

Selanjutnya berturut-turut yaitu BTN dengan plafon Rp 4,5 triliun, BSM dengan plafon Rp 3,77 triliun, Bank Bukopin dengan plafon Rp 1,80 triliun dan BNI Syariah dengan plafon Rp 294.242 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×