kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hingga Juni, BNI telah salurkan KUR Rp 15 triliun


Senin, 19 Juli 2021 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang BNI Tangerang Selatan, Selasa (22/6). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/06/2021.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Menurutnya, pertumbuhan tersebut seiring dengan berbagai program stimulus yang diberikan pemerintah. "Ini tidak lepas dari pembebasan suku bunga pada tahun 2020. Pemerintah memberikan subsidi bunga 3% yang diperpanjang hingga Desember 2021," kata Iskandar dalam webinar baru-baru ini.

Realisasi KUR selama enam bulan lebih tersebut diberikan pada terdiri dari KUR super mikro 4,57%, KUR mikro 61%, KUR kecil 34,41% dan KUR penempatan TKI sebesar 0,02%.

Adapun total outstanding KUR sejak diluncurkan pada tahun 2015 hingga saat ini mencapai Rp 271,3 triliun dengan tingkat NPL 0,88%. Namun, Iskandar mengingatkan rendahnya NPL ini harus diwaspadai karena tidak lepas dari relaksasi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat restrukturisasi kredit Covid-19 yang berlaku hingga Maret 2022.

Kredit yang diberikan relaksasi restrukturisasi Covid-19 tetap masuk kategori lancar. Ketika program tersebut berakhir tahun depan maka NPL masih bisa berpotensi meningkat.

Selanjutnya: PMN disetujui DPR, BTN: Pembiayaan rumah MBR bakal makin masif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×