kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Hingga Maret 2019, kredit infrastruktur Bank Banten capai Rp 400 miliar


Minggu, 24 Maret 2019 / 21:40 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) terus memacu penyaluran kredit infrastrukturnya. Hingga Maret 2019, perseroan memproyeksikan penyaluran kredit di sektor ini mencapai Rp 400 miliar.

“Pipeline untuk 2019, untuk posisi hingga Maret 2019, khususnya proyek infrastruktur yang bersumber dari APBN/APBD misalnya jalan, jembatan, fasilitas sosial, pengadaan barang dan jasa, dan jaringan air bersih mencapai Rp 400 miliar,” kata Direktur Utama Bank Banteng Fahmi Bagus Mahesa kepada Kontan.co.id pekan lalu.

Fahmi bilang menambahkan terkait penyaluran kredit infrastruktur, perseroan ada beberapa kendala yang dihadapi. Terutama terkait proyek infrastruktur bernilai jumbo, sebab sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Banten terkendala batas maksimum pemberian kredit (BMPK).

Namun, kendala ini kerap disiasati perseroan dengan bergabung dengan sindikasi kredit yang dipimpin Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 3 atau 4.

“Untuk mendukung proyek skala besar memang sulit dilakukan BPD secara bilateral karena terkendala BMPK. Namun kami menyiasatinya dengan bergabung dengan sindikasi di BUKU 3, dan BUKU 4,” jelasnya.

Sementara sepanjang 2018 lalu, Bank Banten telah menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp 760 miliar. Di mana sebesar Rp 67 miliar disalurkan untuk proyek jalan tol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×