kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

RUPST CNAF Setujui Dividen Rp 129 Miliar dari Laba 2025


Senin, 06 April 2026 / 16:36 WIB
RUPST CNAF Setujui Dividen Rp 129 Miliar dari Laba 2025
ILUSTRASI. RUPST CNAF setujui dividen tunai Rp 129 miliar dari laba 2025. Angka ini setara 40% laba bersih perusahaan. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 129 miliar dari laba tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 6 April 2026. Nilai dividen itu setara dengan 40% dari laba bersih perusahaan sepanjang tahun lalu.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan, mengatakan pembagian dividen tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah tantangan industri.

“Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan, CNAF berupaya untuk tetap mencatatkan kinerja yang positif meski pasar terkontraksi. Salah satu pencapaian utama CNAF di tahun 2025 adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas,” ujar Ristiawan dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Gejolak Timur Tengah Bayangi Pasar, Surya Fajar Sekuritas Pilih Wait and See

Sebagai informasi, CNAF mencatatkan laba bersih sebesar Rp 322,75 miliar pada 2025. Angka tersebut menurun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 570,54 miliar.

Adapun kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp 2,23 triliun atau naik 9,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,04 triliun.

Dari sisi neraca, total aset CNAF tercatat meningkat 6,04% menjadi Rp 11,46 triliun. Sementara itu, total aset kelolaan juga tumbuh 3,93% menjadi Rp 13,66 triliun.

Baca Juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Pengguna Tembus 20.000 Perusahaan dalam Sebulan

“Kami optimistis prospek usaha perusahaan pada 2026 akan semakin membaik walau terdapat tantangan makroekonomi dan tantangan industri otomotif di tengah kondisi geopolitik global,” tambahnya.

Ke depan, CNAF menyebut akan terus berupaya untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penguatan layanan kepada pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×