kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.877   -58,00   -0,32%
  • IDX 5.823   -73,36   -1,24%
  • KOMPAS100 754   -10,34   -1,35%
  • LQ45 576   -8,17   -1,40%
  • ISSI 201   -1,67   -0,82%
  • IDX30 327   -4,47   -1,35%
  • IDXHIDIV20 403   -5,06   -1,24%
  • IDX80 86   -1,14   -1,31%
  • IDXV30 109   -0,95   -0,87%
  • IDXQ30 105   -1,39   -1,30%

Hingga November, laba bersih BTPN anjlok 21,39%


Kamis, 15 Januari 2015 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. IHSG melemah 0,74% atau 65,8 poin ke 6.896,66 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/7).


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kondisi ekonomi yang cukup berat pada tahun 2014 lalu, rupanya berpengaruh bagi kinerja Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Ini terlihat dari perolehan laba bersih BTPN yang sampai November 2014 mengalami penurunan 21,39% secara year on year (yoy).  

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2014, laba bersih BTPN Rp 1,69 triliun. Jumlah tersebut menurun dibanding November 2013 yang mencapai Rp 2,15 triliun. Sementara total aset BTPN di November 2014 mencapai Rp 69,12 triliun atau tumbuh 6,93% secara yoy dibanding November 2013 yang mencapai Rp 64,64 triliun.

Disisi lain, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BTPN mencapai Rp 47,91 triliun atau tumbuh 5,11% secara yoy dibanding November 2013 yang mencapai Rp 45,58 triliun. Sementara kredit yang disalurkan BTPN mencapai Rp 48,46 triliun atau tumbuh 10,26% secara yoy dibanding November 2013 yang mencapai Rp 43,95 triliun.

Sayangnya, Anika Faisal, Direktur Kepatuhan BTPN, menolak memberikan konfirmasi. “Saya belum bisa berkomentar. Toh, publikasi kinerja akhir tahun 2014 akan dilakukan tak lama lagi,” kata Anika, Kamis (15/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×