kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.197   -67,90   -0,82%
  • KOMPAS100 1.155   -13,40   -1,15%
  • LQ45 828   -11,85   -1,41%
  • ISSI 294   -2,09   -0,71%
  • IDX30 431   -4,88   -1,12%
  • IDXHIDIV20 515   -5,88   -1,13%
  • IDX80 129   -1,56   -1,19%
  • IDXV30 142   -0,77   -0,54%
  • IDXQ30 139   -1,89   -1,34%

Hingga Oktober 2019, OJK sudah realisasikan 72,4% total anggaran di tahun ini


Senin, 18 November 2019 / 22:02 WIB
Hingga Oktober 2019, OJK sudah realisasikan 72,4% total anggaran di tahun ini
ILUSTRASI. Sejumlah peserta menyimak paparan Direktur Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tris Yulianta sosialisasi layanan sistem elektronik pencatatan inovasi keuangan digital di ruangan OJK 'Innovation Center for Digital Financial Technology' (I


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan hingga akhir Oktober 2019 total realisasi anggaran OJK sudah mencapai Rp 4 triliun. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR menjelaskan, angka tersebut setara dengan 72,4% dari total anggaran pengeluaran OJK di tahun 2019.

Adapun, secara total di tahun ini OJK memiliki anggaran sebesar Rp 5,52 triliun. Sementara itu, dari total realisasi anggaran di bulan Oktober 2019 mayoritas digunakan untuk administratif sebesar Rp 3,02 triliun. Angka tersebut sudah mencapai 77,75% dari total anggaran administratif yang dialokasikan di tahun ini 2019.

Baca Juga: OJK akui penyaluran kredit bank lesu, ini penyebabnya

Sedangkan anggaran realisasi operasional sudah mencapai Rp 826,4 miliar atau 79,3% dari keseluruhan anggaran. Adapun, untuk pengelolaan aset, realisasi anggaran yang terpakai sebesar Rp 116,3 miliar, atau baru mencapai 20,9% dari alokasi.

Sisanya, masuk ke dalam kategori lainnya sebesar Rp 37,6 miliar per Oktober 2019, setara dengan 86% dari keseluruhan anggaran.

Baca Juga: OJK: Investor Narada bisa redeem, atau pindahkan ke broker lain

"Kami menyadari tuntutan masyarakat, stakeholder, semakin lama semakin tinggi terhadap stabilitas sektor keuangan. Kami harus selalu memastikan bahwa apa yang dilakukan OJK dalam koridor mendukung visi dan misi pemerintah ke depan," kata Wimboh di Jakarta, Senin (18/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×