Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Scan menggunakan metode QRIS kini sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Mulai beli kopi, bayar parkir, hingga transaksi di warung kecil dan pelaku usaha mikro.
Praktis dan cepat, metode ini bukan hanya memudahkan konsumen, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Di tengah perubahan perilaku tersebut, PT Honest Financial Technologies mencoba menjembatani dua dunia: kemudahan QRIS dan fleksibilitas kartu kredit. Perusahaan ini meluncurkan fitur pembayaran QRIS Merchant Presented Mode (MPM). Metode ini memungkinkan transaksi menggunakan limit kartu kredit.
Dengan fitur ini, pengguna tetap cukup memindai QRIS seperti biasa, tanpa perlu berpindah metode pembayaran. Bedanya, sumber dana tidak lagi berasal dari saldo tabungan atau dompet digital, melainkan langsung dari kartu kredit.
Co Founder Honest sekaligus Presiden Komisaris PT Honest Financial Technologies, Will Ongkowidjaja mengatakan, inovasi ini lahir dari kuatnya dominasi QRIS dalam ekosistem pembayaran nasional.
“Dengan Honest QRIS MPM, kami membawa kartu kredit masuk ke kebiasaan tersebut. Pengguna tetap scan QRIS yang sama, tetapi sumber dananya berasal dari limit kartu kredit, bukan saldo tabungan,” ujarnya, Selasa (21/4).
Baca Juga: Tabungan Kelas Menengah Bawah Rp 100 Juta Mulai Pulih Perlahan di Awal 2026
Melalui fitur ini, transaksi harian seperti membeli makanan, membayar transportasi, hingga kebutuhan kecil lain kini dapat dilakukan dengan kartu kredit tanpa harus berpindah metode pembayaran. Skema ini sekaligus menggeser peran kartu kredit yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk transaksi bernilai besar.
Didukung jaringan lebih dari 43,06 juta merchant QRIS di Indonesia, fitur ini juga membuka peluang baru bagi UMKM. Pelaku usaha kini berpotensi menjangkau konsumen yang mengandalkan kartu kredit, tanpa harus menyediakan mesin EDC atau infrastruktur tambahan.
Dengan akses pembayaran yang lebih beragam, peluang transaksi di sektor UMKM pun dapat meningkat, terutama dari konsumen yang membutuhkan fleksibilitas dalam berbelanja.
Selain itu, seluruh transaksi melalui QRIS akan tercatat dalam satu tagihan bulanan. Pola ini dinilai dapat membantu pengguna mengelola pengeluaran secara lebih terpusat dan terkontrol.
“Melalui Honest QRIS MPM, kami ingin membantu pengguna mengelola pengeluaran sehari-hari dengan lebih terstruktur dan terkontrol. Transaksi harian kini bisa untuk membangun riwayat kredit. Aktivitas sederhana seperti jajan atau bayar transportasi bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan akses kredit secara bertahap,” ujar Will.
-
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













