kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.707.000   2.000   0,12%
  • USD/IDR 16.380   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.587   -162,51   -2,41%
  • KOMPAS100 967   -29,75   -2,98%
  • LQ45 748   -22,23   -2,89%
  • ISSI 205   -6,09   -2,88%
  • IDX30 388   -11,53   -2,89%
  • IDXHIDIV20 468   -13,99   -2,90%
  • IDX80 109   -3,42   -3,04%
  • IDXV30 115   -3,45   -2,91%
  • IDXQ30 127   -4,24   -3,22%

IBI minta dilibatkan fit & proper test bankir-bankir


Kamis, 26 Mei 2011 / 16:14 WIB
IBI minta dilibatkan fit & proper test bankir-bankir
ILUSTRASI. Uang baru Rp 75.000 edisi koleksi dalam rangka memperingati kemerdekaan yang ke-75 tahun Republik Indonesia


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ikatan Bankir Indonesia (IBI) berharap bisa terlihat dalam setiap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bankir-bankir. Fit and proper test tersebut mestinya bisa dilaksanakan bersama-sama antara BI dan IBI. Ini mengingat, bankir-bankir itu juga anggota IBI.

Sigit Pramono, Wakil Ketua IBI bilang, bank sentral perlu berkoordinasi dengan IBI bila ingin melakukan fit and proper test itu. Ini bertujuan untuk memudahkan tugas BI. Nantinya, IBI akan merekomendasikan usulan dan karakter bankir saja. "Keputusan tetap ditangan bank sentral," usul Sigit, Kamis (26/5).

Menurut Sigit, cara ini juga bakal lebih efektif mencegah kejahatan di internal perbankan. Apalagi, sebagian besar kasus bank memang terjadi karena penyelewengan oleh karyawannya sendiri. Dengan demikian, IBI bisa mencegah dari sisi internal keanggotannya.

Nantinya, IBI bisa mendorong membentuk bankir-bankir yang sehat. Artinya, bankir itu memang terbebas dari kejahatan perbankan. "Bila ada bankir yang menyalahi aturan kami, mereka akan dikeluarkan sehingga tidak bisa lagi berkarir di perbankan," kata Sigit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×