kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.109   -16,00   -0,09%
  • IDX 6.041   2,71   0,04%
  • KOMPAS100 789   1,04   0,13%
  • LQ45 600   -2,35   -0,39%
  • ISSI 210   2,88   1,39%
  • IDX30 339   -1,37   -0,40%
  • IDXHIDIV20 422   -0,51   -0,12%
  • IDX80 90   0,08   0,09%
  • IDXV30 115   0,99   0,87%
  • IDXQ30 109   -0,25   -0,23%

IIF Siap Tingkatkan Pembiayaan Infrastruktur Berkat Pengakuan Global dan Modal Baru


Selasa, 14 Juli 2026 / 13:23 WIB
IIF Siap Tingkatkan Pembiayaan Infrastruktur Berkat Pengakuan Global dan Modal Baru
ILUSTRASI. Chief Financial Officer PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Rizki Pribadi Hasan, (DOK/PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF))


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.

Sepanjang Juli 2026, perusahaan berhasil meraih tiga penghargaan internasional sekaligus serta memperkuat struktur permodalannya melalui penerbitan obligasi dan surat berharga perpetual.

Baca Juga: BCA Pilih Empat Gagasan Mahasiswa untuk Desa Wisata Binaan

Pengakuan internasional tersebut meliputi FinanceAsia Awards 2026 untuk kategori The Biggest Sustainable Impact – Nonbank Financial Institution yang diterima pada 25 Juni 2026, Asian Banking and Finance (ABF) Corporate and Investment Banking Awards 2026 kategori Innovative Deal of the Year pada 2 Juli 2026, serta ADB 2025 Project Implemented Award for Outstanding Social Safeguard Implementation yang diterima pada 9 Juli 2026.

Penghargaan dari FinanceAsia diberikan atas keberhasilan IIF menciptakan dampak keberlanjutan yang terukur melalui pembiayaan infrastruktur ramah iklim, penerapan standar perlindungan lingkungan dan sosial, peningkatan akses masyarakat terhadap layanan dasar, inovasi pembiayaan berkelanjutan, serta tata kelola berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Sementara itu, penghargaan dari ABF diberikan atas dukungan IIF dalam transaksi sekuritisasi infrastruktur syariah pertama di Indonesia melalui Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA Syariah) yang diterbitkan oleh salah satu klien di sektor jalan tol.

Baca Juga: BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Premium di Hutan Kota

Adapun penghargaan dari Asian Development Bank (ADB) diberikan atas keberhasilan implementasi program Leveraging Private Infrastructure Investment senilai US$50 juta.

Selain itu, IIF juga masuk dalam lima besar perusahaan terbaik pada kategori Environmental & Social Risk Management (ESRM) Pioneer Award dalam ajang ASEAN Risk Awards 2026.

Perkuat Permodalan

Di sisi pendanaan, IIF telah merampungkan penerbitan obligasi senilai Rp435,5 miliar serta surat berharga perpetual sebesar Rp220 miliar sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pembiayaan sekaligus mendukung pengembangan pasar modal Indonesia.

Obligasi tersebut diterbitkan dalam tiga tenor, yakni satu tahun, tiga tahun, dan lima tahun, dengan rata-rata kupon sekitar 7,4% per tahun. Sementara surat berharga perpetual menawarkan imbal hasil sebesar 8% per tahun.

Baca Juga: Buntut Korupsi Oknum Hingga Rp 41,48 Miliar di Jember, BNI Perkuat Penyaluran KUR

Sebagian besar instrumen tersebut, sekitar 83%, diserap oleh perusahaan manajemen aset dan perusahaan asuransi. Sisanya dibeli oleh korporasi, investor ritel, dana pensiun, dan perbankan.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer II Rizki Pribadi Hasan mengatakan, penghargaan internasional dan tambahan pendanaan tersebut akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam memberikan layanan kepada para klien sekaligus mendukung pembangunan nasional.

"Penghargaan internasional dan pendanaan baru ini akan membantu IIF meningkatkan layanan kepada klien serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyemangat bagi IIF untuk terus mendukung pemerintah, sponsor proyek, pemberi pinjaman, dan investor dalam merealisasikan proyek infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Rizki melalui keterangannya Selasa (14/7/2026).

Rizki menambahkan, IIF memosisikan diri sebagai pelengkap industri keuangan dan pasar modal dengan mendorong mobilisasi modal swasta untuk pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.

Menurutnya, IIF aktif bermitra dengan pelaku usaha, regulator, investor domestik maupun asing, serta berbagai lembaga yang dibentuk pemerintah untuk mempercepat pembangunan, khususnya di sektor konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan.

Baca Juga: BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia

Dengan permodalan yang semakin kuat dan pengakuan dari berbagai lembaga internasional, IIF menyatakan akan terus meningkatkan layanan pembiayaan, jasa konsultasi (advisory), serta solusi mitigasi risiko guna membantu klien merealisasikan proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan di sektor-sektor prioritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×